Rapat Bersama OPD, Ini Prioritas Komisi 1 DPRD Kota

Kusmito Gunawan

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pada pembahasan RAPBD Kota Bengkulu tahun 2020 yang ditargetkan harus tuntas pengesahannya maksimal tanggal 29 November 2019, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mengharapkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bengkulu bisa memprioritaskan kebutuhan masyarakat tidak melulu pembangunan infrastruktur jalan.

Dari hasil pembahasan rencana Program tahun 2020 di tingkat komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja masing-masing, kegiatan dan program yang menjadi kebutuhan prioritas tahun 2020 sudah disampaikan. Diharapkan hal tersebut bisa diperjuangkan saat pembahasan anggaran oleh Banggar DPRD kota Bengkulu.

Beberapa program yang diharapkan diprioritaskan penganggarannya, yakni penambahan kontainer sampah serta mobil amrol atau mobil operasional pengangkut kontainer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pelaksanaan fogging atau pengasapan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD di Dinas Kesehatan, penegakan peraturan daerah penyelenggaraan lanjut usia di dinas sosial yang mengakomodir asupan gizi dan kebutuhan olahraga, kelengkapan sarana WC, ruang menyusui, dan ruang khusus perokok, terutama di kantor-kantor pelayanan langsung seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Serta Central oksigen di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD).

“Kita sudah diskusi dengan semua OPD terkait, dan kita dapati hal-hal ini menurut mereka dan juga menurut kita hal itu penting. Jadi kedepannya akan kita usahakan ini, karena hal-hal ini kan juga bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kita diskusikan mana yang lebih penting tabung oksigen atau pembangunan jalan? Tentunya lebih dibutuhkan dulu oksigen karena ini untuk orang sakit. Bukan berarti jalan tidak penting, hanya saja ada hal-hal yang juga tidak kalah penting,” jelas Kusmito, Selasa (12/11/19).

Disamping hal tersebut di atas politisi PAN itu juga mengharapkan, dalam APBD 2020 mendatang alokasi dana bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake) bisa diperoleh. Sebab Samisake juga dibutuhkan memberdayakan madyarakat khususnya dari sisi ekonomi dan kesejahteraan.

“Selain itu kita harapkan dana Samisake, karena ini kan dibutuhkan masyarakat, ini bersangkutan dengan kesejahteraan masyarakat. Saya harap ini akan diperjuangkan juga nanti,” pungkas Kusmito.(ibe)