Rampok Pecah Kaca Mobil Makin Beringas

Sehari, 2 Mobil Digasak

TELUK SEGARA, BE – Warga Kota Bengkulu kini mendapat teror baru dari kawanan rampok pecah kaca mobil. Pasalnya, aksi mereka semakin beringas saja. Baru saja Minggu (15/7) lalu, mobil Avanza milik guru SMA 6 Seluma bernama Zaharudin (43) jadi sasaran. Kemarin (17/7), 2 warga kembali menjadi korban aksi bandit tersebut dalam tempo yang berdekatan. Diduga para pelaku ini setiap harinya beroperasi memantau mobil-mobil yang terpakir di pinggir jalan sebelum mengeksekusinya. Pertama kali dialami sales Toyota, Mardiono (26) yang berdomisili warga Jalan Padat Karya Kelurahan Sumur Dewa. Kaca mobil sedan Toyota Vios warna Hitam Bd 443 AA dipecahkan orang tak dikenal. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat Mardiono memarkirkan mobilnya di jalan Iskandar Tengah Padang persisnya di depan SMPN 3 kota Bengkulu. Akibatnya satu buah tas yang berisikan sejumlah dokumen berhasil disikat pelaku dengan total nilai Rp 5 juta.

Saat itu korban tengah mengunjungi salah seorang konsumen di Toko Mitra Ponsel Tengah Padang. Baru saju jam berselang, korban dikagetkan dengan kondisi kaca mobilnya pada bagian depan sebelah kiri telah pecah. Tas yang berada di bangku depan telah tidak ada di tempat semula. “Tas itam berada di bangku depan dengan isi hanya sejumlah dokumen penting dari kantor. Saya baru tahu saat akan pulang,”terang Mardiono. Kejadian kedua sekitar pukul 15.00 WIB, dengan korban M Irfan Fernando (19) warga Jalan Raden Fatah No 99 Air Sebakul. Kaca mobil Toyota Inova warga coklat silver B 2228 A miliknya yang terparkir di jalan Flamboyan tepatnya di depan RM Metro II juga dipecahkan kawanan bandit. Akibatnya korban harus kehilangan 2 buah tas yang berisikan uang tunai Rp 600 ribu dan satu buah kamera.Korban kala itu baru pulang bermain bersama 3 rekannya bernama Raihan (17), Kartika Suryani(19) dari Bengkulu Indah Mall. Merasa lapar mereka pun mencari rumah makan di kawasan Jalan Flamboyan. Di tepian jalan inilah pelaku memarkirkan kendaraannya tanpa membawa tas yang berisikan uang dan kamera milik korban. Namun lantaran keasikan bersama dengan teman-temannya, korban lupa akan 2 unit tas miliknya yang berada di dalam mobil. Saat korban berusaha menjemput tas tersebut, mendapati kaca mobil sebelah kiri bagian belakang telah dipecahkan pelaku.

 Baju Coklat, Pakai Motor FU Merah
Data terhimpun di kedua lokasi dari keterangan beberapa orang saksi yang ditemui pelaku kedua peristiwa tersebut diduga orang yang sama. Mengenakan baju berwarna coklat dengan ciri-ciri tinggi 160 cm dan berbadan besar. Mereka juga disinyalir menggunakan kendaraan roda dua dengan jenis Suzuki FU berwarna merah. Diceritakan saksi Fadil Alias Ucok(9) warga Flamboyan, menyebutkan jika dirinya saat kejadian melihat satu orang yang mengedor-gedor kaca mobil yang tengah terparkir di tepian jalan tersebut. Sebelum mengedor kaca pintu pelaku terlebih dahulu untuk mengintip isi dalam mobil tersebut. Tanpa disadari jika seusai mengedor-gedor kaca mobil pelaku berjumlah satu orang ini langsung kabur dan langsung dijemput rekan pelaku yang menggunakan motor warna merah. “Yang satu orang tukang gedor kaca mobil om, dan yang makai motor menjemput ajo. Trus pelaku tu kabur ke arah Nusa Indah om,”terang Fadil Tak jauh berbeda dengan keterangan Fadil, Rahman salah seorang pelajar SMPN 3 mengutarakan jika dirinya juga melihat aksi pelaku yang memecahkan kaca mobil Toyota warna Hitam Bd 443 AA adalah orang yang menggunakan pakaian warna coklat. Satu orang pelaku memecahkan kaca dan satu pelaku berada di atas kendaraan sambil menunggu kerja dari rekannya.”Sebentar nian maling tu mecahkan kaco dan langsung kabur ke arah Pondok Besi, Aku liat mereka tu saat kami jam istirahat siang om,” terang Rahman. Terlepas dari itu, Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK melalui Kasat Reskrim ditemui di TKP menduga pelaku merupakan pemain baru yang melakukan aksinya secara acak. Terlihat dari sejumlah korban yang meletakkan tas di dalam mobil. Serta untuk pecahkan kaca mobil korban pelaku terlebih dahulu untuk memukul dengan alat dan akhirnya menyilet kaca film mobil korban. Pelaku juga diduga mendapatkan sasaran yang tak direncanakan. Oleh Sebab itu, pihaknya meminta semua warga tetap waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Besar kemungkinan aksi serupa bakal terjadi apabila ada sasaran. “Sejauh ini belum banyak saksi yang mengetahui ciri-ciri pelaku dan sedikitnya warga yang hendak menjadi saksi. Namun sepertinya tidak jauh dari modus operandi kejadian sebelumnya. Kami mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.(333)