Rampok Pecah Kaca Mobil Beraksi Lagi

Gasak Uang Rp 16,5 Juta

BENGKULU, BE – Pekerjaan rumah Polres Bengkulu kembali bertambah. Peristiwa perampokan dengan memecah kaca mobil kembali terjadi. Kali ini menimpa Novrizal (36) warga Jalan Danau RT 3 RW 1 Kelurahan Panorama Kota Bengkulu yang berprofesi sebagai karyawan PT Klontong Panorama. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB kemarin di ruas Jalan Batang Hari Kelurahan Tanah Patah kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu tepatnya di depan kantor PT Pertani Distributor pupuk bersubsidi Bengkulu. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kejadian serupa terakhir terjadi 17 Juli lalu. Dalam sehari 2 mobil warga Kota Bengkulu dipecahkan kacanya untuk mengambil barang berharga. Pelakunya pun sampai saat ini belum ada yang tertangkap. Kejadian yang menimpa Novrizal bermula saat korban mengendarai mobil Sedan Timor dengan nopol B 2369 YM miliknya hendak membayar angsuran mobil ke salah satu leasing di Tanah Patah. Sebelumnnya korban mampir ke Bank Mandiri cabang Panorama untuk mengurus surat-surat penting. Setelah itu korban menuju ke kantor PT Pertani untuk keperluan bisnis dengan mobil parkir di depan kantor PT Pertani tersebut dalam keadaan semua pintu terkunci. Berselang sekitar 15 menit, korbanpun kembali kemobilnya untuk membayar angsuran mobil yang ia rencanakan. Namun setalah masuk kedalam mobil, ia terkejut saat melihat kaca mobil bagian belakang sebelah kiri sudah pecah dan tas hitam yang bersisikan uang Rp 16,5 juta telah raib. Setelah diperiksa, ternyata bukan hanya tas yang berisi uang yang diembat pelaku, tetapi tas yang berisikan laptop merk Toshiba warna hitam dan chargernya beserta surat-surat penting dalam tas tersebut juga ikut disikat pelaku. Mendapati laporan adanya kejadian tersebut, Kapolsek Ratu Agung AKP Istiqlal MZ dan tim identifikasi dari Polres langsung melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kemungkinan pelaku telah mengikuti saya dari Bank Mandiri Panorama, karena saya mampir ke kantor PT Pertani ini hanya sekitar 15 menit namun pelakunya telah beraksi,” kata Novrizal usai kejadian kemarin. Sementara itu, pemilik warung manisan yang tidak jauh dari lokasi kejadian, Narmi (45) juga mengaku tidak mendengar suara kaca pecah saat pelaku memecahkan kaca tersebut. “Kami tidak mendengar apa-apa, kami baru tahu setelah orang rame melihat kaca mobil sudah pecah,” ujarnya. Di bagian lain, Wakil Kapolres Bengkulu Kompol Permadi Syahids Putra SIK mengimbau agar masyarakat Kota Bengkulu selalu berhati-hati dan tidak menyimpan uang dalam mobil, apalagi saat keluar dari bank yang selalu menjadi incaran para pelaku kejahatan. “Meninggalkan mobil dalam keadaan membawa uang atau barang berharga sembarangan tempat, kalau bisa tas yang berisi uang ataupun barang berharga tersebut dibawa kemana pun kita pergi,” imbaunya. Terkait kasus pencurian itu, ia mengaku pihaknya akan mengungkapkan pelakunya dengan bermodalkan hasil olah TKP yang telah dilakukan. “Kami akan berusaha untuk mengungkapkan pelakunya berdasarkan petunjuk dari hasil olah TKP,” tandasnya.(400)