Rampok Gasak 75 Gram Emas Milik Warga Lebong Sakti

LEBONG UTARA, BE – Belum lepas dari ingatan dan pembicaraan kita mengenai kejadian perampokan yang menimpa Bendahara Dinas Kesehatan Lebong dan jambret yang menimpa warga Desa Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis.
Kali ini rampok kembali beraksi dan berhasil menggasak kalung dan gelang emas seberat 75 gram dan uang Rp 700 ribu milik Rista Pujianti (28), ibu rumah tangga warga Desa Muning Agung Kecamatan Lebong Sakti saat hendak menjual emas seberat 75 gram tersebut ke Pasar Muara Aman. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (8/11) kemarin sekitar pukul 08.30 WIB di sawangan Desa Selebar Jaya Kecamatan Amen.
Kapolres Lebong, AKBP Drs Supriadi melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu Emil Winarto SH membenarkan adanya kejadian tersebut. “Iya laporan sudah kita terima. Setelah mendapatkan laporan tersebut, kita langsung melakukan pengecekan ke TKP. Saat ini untuk korban masih menjalani pemeriksaan di Polsek Lebong Utara untuk dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut. Selanjutnya kita lihat saja nanti,” jelas Emil.
Berdasarkan pengakuan didepan penyidik, kronologis kejadian tersebut saat korban berangkat dari kediamannya di Desa Muning Agung dengan membawa kalung dan gelang emas seberat 75 gram di dalam tas untuk dijual di Pasar Muara Aman dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio BD 3034 ED.
Setibanya di jalan sawangan Garut Desa Selebar Jaya tiba-tiba pelaku muncul dari pinggir jalan seperti hendak menyeberang.Saat pelaku dekat motor korban, pelaku langsung mendorong dan menendang motor korban hingga korban terjatuh. Saat korban jatuh, pelaku sempat mencekik dan menyumpal mulut dan hidung korban dengan kain hingga korban tak sadarkan diri.
“Saya tadi dari rumah mau menjual emas seberat 75 gram terdri dari 35 gram kalung, 30 gram gelang dan 10 gram lagi gelang. Nah sesudah saya di sekap dan tak sadarkan diri, saat saya sadar saya masih tergeletak di pinggir jalan dan saya tidak tahu apa yang terjadi, yang saya tahu tas saya sudah tidak ada lagi,” ucap Korban.
Selain itu, suami korban Saprul (33) mengatakan, istrinya tersebut memang sempat berpamitan jika hendak ke pasar. Namun, karena Saprul saat itu sedang memperbaiki rumah bagian belakang, maka ia tidak sempat menanyakan tujuan istrinya ke pasar. “Iya, dia (korban, red) memang pamit sama saya kalau mau ke pasar. Tapi saya tidak tahu kalau dia mau menjual emas, sebab saat dia pamit saya lagi kerja di belakang rumah,” kata Saprul.(777)