Ramadhan Pohan: Masyarakat Sukung Dahlan

MEDAN- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ramadhan Pohan, menilai isu soal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi “sapi perahan” oknum anggota DPR, merupakan salah ujian bagi Menteri BUMN, Dahlan Iskan, untuk memuluskan dirinya menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu 2014 mendatang.

“Sebuah pertaruhan penting bagi karir politik Dahlan Iskan,” tegas Ramadhan Pohan, saat berbicara dengan wartawan melalui telepon selular, Selasa (6/11).

Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat itu menegaskan, kalau ujian itu sukses dilakukan Dahlan, maka jalan menuju RI 1 (presiden) atau RI 2 (wakil presiden) akan terbuka lebar. Namun kalau gagal, tidak begitu berdampak terhadap citra Dahlan Iskan. “Saya 15 tahun jadi anak buah Dahlan Iskan. Dia orang yang apa adanya. Cuek, nothing to lose. Dahlan tak mempan didikte yang buruk-buruk. Jadi moral publik sejatinya dukung Dahlan Iskan,” kata Ramadhan.

Wakil Ketua Komisi I DPR ini menambahkan Dahlan Iskan adalah sosok yang kebal dari ancaman sana-sini. “Jika dia sudah maju, sulit dihentikan. Ia salah seorang kader SBY yang baik, cemerlang dan energik,” tendasnya.

Ramadhan mengungkapkan banyak orang yang sinis dan berasumsi yang dilakukan Dahlan Iskan (soal isu pemerasan, red) tersebut hanya pencitraan. “Saya jawab, kritik itu keliru. Dahlan itu hanya ingin menghabiskan sisa hidupnya untuk kemaslahatan ummat, demi Indonesia yang lebih baik. Tak lebih,” tegasnya.

Sekedar mengingatkan, lanjut Ramadhan, Dahlan itu hampir saja “lewat” (selamat/sembuh dari serangan jantung). “Nah…Dahlan ingin mensyukuri nikmat dari Allah SWT itu dengan pengabdian, kerja untuk ummat, dan untuk orang banyak,” beber.

Ia mengungkapkan, jika dicermati momen di DPR (saat Dahlan Iskan memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPR), ia telah membeberkan semuanya. Tinggal publik akhirnya menilai sendiri, Dahlan Iskan benar atau asal-asalan.”Saya yakin Dahlan Iskan all out. Kita lihat saja proses dan endingnya nanti,” pungkas Ramadhan.

Seperti diketahui, belakangan ini “panggung politik” Indonesia dihebohkan dengan kasus adanya oknum anggota DPR yang diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN. Isu ini keluar dari mulut Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Alhasil, dia pun dipanggilan Badan Kehormatan (BK) DPR, untuk klarifikasi.

Senin (5/11), Dahlan Iskan pun telah melaporkan dua nama oknum anggota DPR berinisial IL dan S ke BK DPR. Dan tidak tertutup kemungkinan hari ini (Rabu, 7 November 2012), Dahlan Iskan akan menyerahkan nama-nama lain oknum anggota DPR yang diduga terlibat dalam kasus pemerasan BUMN tersebut. (ril)