Raja-Raja Nusantara akan Kunjungi Kaur

IRUL/Bengkulu Ekspress BAHAS : Wabup Kaur Hj Yulis Suti Sutri, bersama beberapa Kepala OPD saat memimpin rapat terbatas terkait dengan jadwal kunjungan raja-raja nusantara di Kabupaten Kaur, Senin, (27/11).
IRUL/Bengkulu Ekspress BAHAS : Wabup Kaur Hj Yulis Suti Sutri, bersama beberapa Kepala OPD saat memimpin rapat terbatas terkait dengan jadwal kunjungan raja-raja nusantara di Kabupaten Kaur, Senin, (27/11).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Jika tidak ada aral melintang, para raja dan sultan di Indonesia dijadwalkan akan mengunjungi Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur pada 29 November besok. Kunjungan sejumlah pemangku adat, raja, sultan, keraton dan budayawan ini dalam rangka ingin melihat situs sejarah yang ada di Kecamatan Muara Sahung.  Kemarin, (27/11), jajaran Pemkab Kaur sudah menggelar rapat terbatas terkait dengan rencana kunjungan ini.

“Ya kita sudah dapat konfirmasi, nanti para raja-raja nusantara akan berkunjung ke Kaur, rencananya tanggal 29 November yang langsung akan kita arahkan ke Kecamatan Muara Sahung,” kata Wabup Kaur Hj Yulis Suti Sutri.

Dikatakan Wabup, kunjungan para raja nusantara ini sebenarnya juga dalam rangka acara pelestarian pengembangan dan pemantapan seni dan budaya di daerah, yang akan menggelar seni budaya nusantara serta temu tokoh adat, raja, sultan, keraton, budayawan yang akan diselenggarakan pada tanggal 27-28 November di Balai Semarak Bengkulu. Acara sendiri akan di buka oleh Dirjen Polpum dan diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan tokoh adat, raja, sultan, keraton, budayawan.

“Kita sudah mendapat konfirmasi akan ada sekitar dua mobil Bis Medium yang akan ke Kabupaten Kaur, makanya kita akan berikan penyambutan nantinya,” kata Wabup.

Wabup menambahkan, ia juga mendapat konfirmasi para rombongan juga akan mengunjungi air bersih yang sudah ada, yang mana dalam rumor yang berkembang, di lokasi tersebut sempat dijadikan lokasi pemandian para raja. Selaian itu para tim juga akan berupaya melihat sejumlah situs sejarah yang ada di Muara Sahung yang di kenal sebagai peninggalan kerajaan.

“Nanti penyambutannya langsung di Muara Sahung, mungkin akan di sambut langsung oleh bupati. Juga momen ini akan kita manfaatkan sebagai sarana memperkenalkan budaya leluhur yang ada di Kaur ini,” jelas Wabup.(618)