Raflesia Corp Majukan eSport di Bengkulu


REWA/Bengkulu EkspressBERFOTO BERSAMA: Jajaran Raflesia Corp berfoto bersama para pemenang Turnamen eSport Bengkulu, di Kantor PT Karya Raflesia Mandi, Kota Bengkulu, Minggu (5/5).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Tidak hanya bergerak di industri ekspor sarang burung walet, Raflesia Corp juga terus mendorong kemajuan olahraga elektronik (eSport) di Bengkulu. Bahkan pada 25-28 April 2019 lalu, Raflesia Corp telah sukses menggelar turnamen eSport terbesar di Bengkulu. Dimana ada sebanyak 250 tim dengan masing-masing tim terdiri atas 4 orang ikut berkompetisi pada kegiatan yang dikemas dalam Piala Raflesia ini.

Direktur Utama Raflesia Corp, Yogi Pramadani mengaku, e-sport memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Dimana perputaran uangnya bisa mencapai Rp12 triliun.”Kita lihat nilai ekonomi e-sport tumbuh sangat pesat. Catatan di 2017, perputarannya Rp11-12 triliun dan itu bisa menjadi motor penggerak ekonomi Bengkulu,” kata Yogi saat menyampaikan kata sambutan pada Pembagian Hadiah Turnamen Esport Bengkulu, di PT Karya Raflesia Mandi, Minggu (5/5).



Melihat nilai yang cukup besar tersebut, dirinya berharap eSport bisa berkembang dengan baik di Bumi Rafflesia. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui berbagai event eSport yang akan dilaksanakan rutin di Bengkulu. “Di 2019 ini, kita akan gelar 2 liga eSport dimana liga pertama akan dilakukan secara rutin sebulan 3 kali mulai 12 Mei ini, dan liga kedua yaitu turnamen eSport Nasional pada Agustus 2019 mendatang,” kata Yogi.

Dengan adanya turnamen eSport berskala nasional tersebut, diharapkan olahraga ini bisa semakin berkembang di Indonesia khususnya Bengkulu. Sehingga eSport ini nantinya akan menjadi salah satu olahraga masa depan tak ubahnya klub-klub besar sepak bola di Eropa dan Amerika. “Kita ingin buat eSport maju, sama seperti klub bola di luar negeri, kita ingin jika di Jakarta itu liga Spanyol, maka Bengkulu ini adalah liga Inggrisnya,” tutur Yogi.

Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu terkait memajukan eSport di Bengkulu. Sehingga diharapkan bisa memajukan ekonomi daerah. “Kita sudah komunikasi dengan Pemprov dan Pemkot, mereka menyetujui di Bengkulu diadakan turnamen eSport nasional, kita harapkan ini bisa memajukan ekonomi daerah juga,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Direktur Karya Raflesia, Rangga Sefrian berharap, semoga eSport bisa semakin berkembang di Bengkulu. Pasalnya setiap kali turnamen uang yang beredar mencapai puluhan juta rupiah. Jika dalam sebulan lebih dari 1 kali turnamen maka potensi ekonomi yang dihasilkan dari eSport cukup baik bagi daerah.

“ESport sangat baik, kita berharap turnamen eSport nasional bisa terselenggara dengan baik di Bengkulu pada Agustus 2019 mendatang,” tutupnya.(999)