Rafflesia Membaca Ajak Anak Bengkulu Rajin Membaca


Bengkulu, Bengkulu Ekspress – Rafflesia membaca (RAME) sebuah komunitas yang bergerak dibidang literasi di Bengkulu. Komunitas ini berfokus pada mengajak anak-anak di Bengkulu, untuk giat membaca. Komunitas ini sudah dapat mengajak anak-anak Bengkulu rajin membaca.

“Dengan adanya RAME, anak-anak termotivasi terus giat membaca” ujar Koordinator Rame (Rafflesia Membaca) Arma Yunita saat di wawancarai Bengkuluekspress.com di Sekretariat Rame dikawasan Nusa Indah, Rabu (18/9).

Komunitas RAME membuka lapak membaca di kawasan objek wisata Pantai Berkas, Kota Bengkulu. Lokasi ini dipilih, karena selalu ramai dikunjungi warga yang membawa anaknya, bahkan banyal anak yang datang bersama teman-temannya.

Lapak membaca dibuka sejak pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, setiap hari Sabtu. Untuk jumlah anak yang rutin membaca setiap RAME membuka lapak ada sekitar 10 orang anak. Mereka membaca bermacam-macam buku yang disediakan, seperti buku cerita, buku dongeng, buku legenda,buku pelajaran, buku panduan doa-doa, buku tuntunan salat, buku cara berhitung dan masih banyak lagi.

Sementara itu, setiap RAME membuka lapak baru anak yang biasa masuk dan datang untuk membaca ada sekitar 15 orang. Mereka tertarik membaca, karena banyaknya buku yang di sediakan oleh RAME. Buku yang tersedia sekitar 50-an judul buku yang di bawa langsung penggiat Rafflesia Membaca bersama relawan lainnya.

Untuk menumbuhkan hobi membaca setiap anak diwajibkan membaca buku minimal 20 halaman untuk 1 buku.Tim relawan membawa buku langsung dari Sekretariat yang bekerjasama dengan Tim KKN Integrasi IAIN Bengkulu.”RAME membawa sekitar 50 lebih buku untuk di baca oleh anak-anak dan anak yang biasa rutin membaca itu ada sekitar 10 orang, sedangkan, anak yang baru biasanya ada sekitar 15 orang”. imbuh Arma.

Ketika ditanya mengapa memilih anak-anak untuk di ajak giat membaca. Arma menambahkan, karena umur anak-anak dini mudah dipengaruhi dan dibiasakan membaca sedari kecil. Sehingga ketika besarnya nanti menjadi terbiasa, serta mendapatkan pengetahuan yang lebih dari adanya membaca sejak kecil.

Masih menurut Arma, awalnya RAME membuka lapak hanya di Sekretariat. Dengan buku yang sudah tersedia sebelumnya, serta mengajak anak-anak untuk membaca. Namun, lama kelamaan RAME beralih ke luar sekretariat. Membuka lapak membaca bertempatkan di sekitar area Pantai Berkas.

Belum lama ini juga, RAME membuka Lapak di daerah Seluma, tepatnya di Desa Talang Benuang, bersama relawan RAME lainnya untuk menumbuhkan giat membaca anak-anak di pedesaan.

Dengan membawa buku dari Sekretariat seperti buku cerita dan buku pelajaran yang bekerjasama dengan Tim KKN Integrasi IAIN Bengkulu. Selain lapak di Desa Talang Benua, Rafflesia Membaca juga membuka lapak di daerah Kabupaten lainnya seperti, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, dan Seluma

Arma menuturkan, sekarang ini, Anggota penggiat yang tergabung dalam Rafflesia Membaca ini sudah mencapai 40, orang namun yang benar-benar aktif sekarang hanya 20 orang.Mereka bukan hanya dari kalangan mahasiswa saja, tapi pemuda-pemudi dari berbagainkalangan yang ada di Bengkulu.”Kami tidak membatasi siapa saja yang ingin bergabung” tandas Arma Rafflesia Membaca berdiri pada 2 September 2016 yang sekarang sudah berjalan selama 3 tahun.

Adapun syarat dan ketentuan untuk bergabung di RAME tidak sulit, yang pertama mau menjadi relawan yang berkemauan keras karena itu modal awal untuk menjadi seorang relawan yang pantang menyerah menghadapi anak-anak apalagi untuk mengajak anak-anak untuk terus giat dalam membaca.

“Untuk bergabung di RAME perlu orang-orang yang berkemauan keras pantang menyerah, karena ini soal mengajak banyak anak untuk tidak putus dalam membaca” ujar Arma

Arma menjelaskan, tujuan dari dibentuknya RAME, diantaranya, menebar semangat membaca kepada masyarakat terkhusus anak-anak, melakukan transformasi sosial pada setiap masyarakat untuk sadar diri terhadap minat baca, melakukan budaya literasi terhadap para mahasiswa, dan turut serta mengembangkan pendidikan terutama yang berada di Provinsi Bengkulu. “Untuk itu kami berusaha terus untuk menarik minat baca anak-anak yang ada di Bengkulu” jelas Arma.

Untuk mencapai tujuan itu Rafflesia melibatkan relawan. Dengan bekerja sama pada Pustaka Bergerak Indonesia. Dengan kerja sama ini pula RAME lebih mudah mendapatkan donasi buku.RAME masih membuka peluang kepada siapapun yang ingin berdonasi buku layak pakai demi menumbuhkan semangat lebih dalam membaca. Selain untuk menarik giat membaca anak, juga untuk menjaga kekompakan sesama anggota RAME.

Bagi yang ingin tahu lebih mendalam dan ingin bergabung dengan Rame atau ingin mendonasikan buku dapat mendatangi Sekretariat Rafflesia, di Jl. Batang Hari 3 No.46 Nusa Indah Perumahan Bank Mandiri Kota Bengkulu. (Mg1)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*