Radja Nainggolan Tiba di Medan, Batal ke Samosir

SELAMAT datang Radja Nainggolan. Bintang sepak bola asal klub Seri A Italia, Cagliari, ini menginjakkan kaki di Medan yang disebut-sebut merupakan kampung halaman ayahnya, Marianus Nainggolan, Jumat (21/6).

Tiba di Medan sejak pukul 09.00 WIB lewat penerbangan dari Jakarta, pria kelahiran Atwerpen, Belgia ini langsung diantar beristirahat menuju Hotel JW Marriot Medan. Kedatangannya nyaris tak terendus awak media. Pasalnya kehadirannya di Medan tidak dalam agenda resmi seperti di Jakarta dan kota lainnya seperti Pekan Baru.

Sesampainya di Medan, ia langsung mengupdatenya lewat akun twitter pribadinya @officialradja. “I’m in Medan now,” tulisnya sekitar pukul 10.00 WIB.

Sehabis makan siang, pukul 14.00 WIB, Radja bersama istri Claudia dan anak semata wayangnya berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Medan. Dua tempat yang kemarin menjadi tujuannya adalah rumah Tjong A Fie dan Istana Maimun Medan.

“Saya sangat tertarik sekali untuk mengeksplor Medan, banyak tempat bersejarah di Medan,” ujarnya singkat saat ditanya apa agendanya di Medan. Siang itu, Radja yang awalnya sempat ingin berbincang dengan sejumlah wartawan menundanya karena ingin menghabiskan waktu dengan keluarganya.

Saat berkunjung ke Istana Maimun, Radja juga mengupdatenya lewat akun twitter pribadinya. “Medan tempat yang indah. Kami tadi ke Istana Maimun dan berjumpa dengan banyak orang baik di Medan,” kicau Radja dalam bahasa Inggris.

Wide, promotor Radja di Indonesia membenarkan jika tak ada kegiatan Radja di Medan selama dua hari kunjungannya. “Dia (Radja) ke Medan memang tidak ada agenda khusus. Dia hanya ingin mengenal Medan, makanya kemari ingin bersama keluarganya mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Waktu ke Rumah Tjong A Fie dia sangat tertarik,” ujarnya saat ditemui di Hotel Marriot.

Sebelumnya ia sempat dijadwalkan menggelar coaching clinic, namun kabarnya ketidaksiapan panitia lokal membuat agenda itu batal dan kunjungan di Medan tetap digelar. Namun kabarnya Radja bakal menggelar meet and greet untuk menyapa penggemarnya Sabtu (22/6) hari ini.

“Meet and greetnya for free yang dibuat tapi bukan dari kitanya (promotor). Jadi agendanya meet and greet-nya Sabtu,” timpalnya.

Radja juga sempat dikabarkan bakal mengunjungi Samosir yang merupakan kampung leluhurnya. Namun jarak yang jauh dengan waktu kunjungan yang terbatas tak memungkinkan Radja untuk melakoni itu. “Jaraknya lima jam dari sini. Saya pikir tidak cukup waktunya. Jadi di Medan sajalah,” lanjut Wide.

Sebelumnya di Hotel JW Mariot, sejumlah fans yang mengetahui kehadirannya tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berfoto bersama dan meminta tanda tangan. Uniknya para fans itu memakai identitas klub berbeda.

Tak hanya Cagliari, ada juga yang memakai jersey Juventus, Milan maupun Inter Milan. Bukan rahasia lagi jika performa apiknya selama tiga musim memperkuat Cagliari membuat klub-klub tersebut kepincut. “Kau fansku atau fans klubku? Jadi tidak masalahkan kalau aku pindah klub?” ujar Radja dalam bahasa Inggris kepada salah satu fans beratnya yang berkostum Cagliari.

Furqon, salah seorang fans mengatakan ia mengetahui kehadiran Radja dari akun twitter pribadinya @officialradja jika saat ini berada di Medan. “Saya suka performanya saat membela Cagliari. Saya gak mau sia-siakan Radja untuk berfoto bersama,” ujarnya. (don)