PWI Peduli Bagikan Ratusan Masker

FOTO: Budi/Bengkulu Ekspress
PEDULI:PWI Kabupaten Mukomuko membagikan Masker kepada pelajar TK/PAUD dan SMK.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress– Kebakaran lahan gambut di Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko mengakibatkan kabut asap tebal di Sekolah TK/PAUD Al-Kautsar dan SMKN 1 Mukomuko, dan berdampak kepada para pelajar di sekolah tersebut. Organisasi sayap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yakni PWI Peduli Kabupaten Mukomuko bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Mukomuko, Polsek Kota dan Koramil Kota Mukomuko melakukan pembagian ratusan masker kepada pelajar di sekolah tersebut.

“Ratusan masker kami bagikan kepada pelajar di dua sekolah yang berdampak langsung akibat kabut asap tersebut,”ungkap Ketua PWI Peduli Kabupaten Mukomuko, Robianto. Pembagian masker itu, kemarin (6/11) pagi dan langsung mendatangi dua sekolah tersebut. “Masker langsung kami bagikan. Karena sekolah memang sangat membutuhkan masker karena asap cukup tebal,”katanya.



Disampaikan Robi, menurut informasi dari pihak sekolah, pada hari Selasa, pihak sekolah sempat meminta bantuan masker kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, tetapi tidak dapat lantaran petugas gudang logistik tidak ditempat. Adapun masker yang dibagikan kepada pelajar TK Al-Kautsar dan SMKN 1 itu merupakan bantuan dari Anggota PWI Mukomuko, Dinkes Mukomuko dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Al-Barra. ”Masker itu kita dapat setelah langsung menghubungi pihak yang bersangkutan. Seperti Dinkes,” ungkapnya. Kepala Sekolah TK Al-Kautsar, Nanda Julia Sari SPd mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu membagikan masker kepada para pelajarnya. “Masker memang kami butuhkan,” katanya.

Pihaknya juga sempat berencana ingin meliburkan sekolah, akan tetapi butuh dikoordinasikan dengan orang tua/wali para siswa. Untuk saat ini (kemarin), aktifitas belajar masih seperti biasa. Dengan harapan asap tebal bisa teratasi dan api yang membakar lahan gambut dapat dipadamkan.(900)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*