PUTRI PARIWISATA Khairunisa Raih Mahkota

PEMENANG PUTRI PARIWISATA
Ist/Bengkulu Ekspress
Khairunisa asal Kabupaten Bengkulu Tengah berhasil terpilih menjadi Putri Pariwisata Provinsi Bengkulu tahun 2018.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Setelah melakukan penilaian cukup panjang, akhirnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menobatkan gadis asal Kabupaten Bengkulu Tengah bernama Khairunisa menjadi Putri Pariwisata Provinsi Bengkulu tahun 2018.

Khairunisa berhasil mengungguli 4 dari 5 finalis lainnya, yaitu Rana Tania asal Kabupaten Bengkulu Selatan Efendi Runner up 1, Ra Aginitia Sarah asal Kota Bengkulu runner up 2. Kemudian Ria Rizky Damayanti asal Kabupaten Rejang Lebong runner up 3 dan Uci Femilia Sari asal Kota Bengkulu yang berhasil menempati runner up 4.



“Keberhasilan ini saya persembahkan untuk orang tua saya, keluarga dan orang disekitar saya yang telah ikut mendukung,” ujar Khairunisa usai menerima mahkota Putri Pariwisata tahun 2019, pada grand final di Grage Hotel Bengkulu, Senin malam (2/7).

Dijelaskannya, banyak hal yang akan dilakukan sebagai tugas Putri Pariwisata. Salah satunya ikut berjuang untuk mempromosikan wisata di Provinsi Bengkulu. Tidak hanya pada tingkat nasional, namun juga pada tingkat internasional. Sehingga Provinsi Bengkulu bisa lebih dikenal dan menjadi sasaran kunjungan para wisatawan. “Kewajiban saya sebagai Putri Pariwisata akan terus membanggakan Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria menegaskan, terpilihnya Putri Pariwisata tahun 2018 ini tidak hanya dinilai dari fisik, tapi juga dari intelektualitas serta tingkat komunikasinya. Sebab, tugas Putri Pariwisata selain menjadi duta wisata, juga wajib ikut mempromosikan Bengkulu. “Tanggung jawab dan peran yang di embannya sangat penting bagi duta daerah dan bangsa, seperti Putri Pariwisata ini,” papar Yudi.

Putri Pariwisata yang terpilih juga berkewajiban untuk ikut membangun image citra positif bangsa, khususnya Bengkulu. Sehingga hal ini menjadi daya tarik orang untuk datang ke Bengkulu. “Tentu tidak lepas, harus tetap menjunjung tinggi keariban lokal budaya daerah yang dimiliki,” tambahnya.

Pemilihaan putri pariwisata tidak hanya berhenti tahun ini saja, pemprov akan tetap melakukan pemilihaan Putri Pariwisata tahun depan. Sehingga semua orang memiliki kesempatan untuk ikut mempromosikan Bengkulu, melalui duta wisata. “Tahun depan kita pilih lagi. Semakin banyak duta wisata, tentu akan membangkitkan wisata Bengkulu melalui promosi-promosi yang dilakukan,” pungkas Yudi.

Untuk diketahui, pada malam grand final ada 20 orang finalis menunjukan kemampuan. Finalis itu dinilai langsung oleh 5 (lima) orang juri yang berasal dari berbagai profesi. Seperti Lizar Afansi dari akademisi, Hengki Kaliwarang dari Designer, Astari Indah Putri Pariwisata Indonesia 2017, Ersando dari Yayasan El Jhon, Rahmat dari Tokoh pemuda. Sebelum dilakukan penilaian, panitia juga telah melakukan karantina kepada seluruh peserta selama 6 hari. Pada saat proses karantina tersebut juga dilaksanakan berbagai seleksi diantaranya adalah wawancara dan cat walk. Hingga akhirnya ditentukan putri pariwisata tahun 2018. (151)