Putri Benteng Anindia Karenina Sabet Juara I Lomba Bertutur


Bakti/BE
JUARA : Kepala Dispusip Benteng, Dra Yulia Faridah MSi menyerahkan piala kepada juara I lomba bertutur tingkat kabupaten, Anindia, Selasa (6/4).

BENTENG,bengkuluekspress.com – Pelaksanaan lomba bertutur tingkat SD/MI yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusip) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) berlangsung sukses di Aula Maroba, Senin (6/4).
Dari 20 peserta yang terdaftar, salah satu pelajar dari SD Negeri 1 Benteng, yaitu Anindia Karenina Zivana Al-Vinny berhasil menyabet juara I.
Dengan demikian, pelajar yang masih duduk di bangku kelas 4C tersebut berhak mewakili Kabupaten Benteng untuk ikut dalam lomba bertutur tingkat Provinsi Bengkulu.
Bungsu dari 2 saudara itu mendapatkan nilai tertinggi dari penilaian tim juri karena sukses menceritakan tentang “Legenda Batu Menangis” dengan baik. Sebagai bentuk apresiasi, Dispusip Benteng memberikan piala penghargaan kepada Juara I, II dan juara III.

Hasil penilaian juri, juara ke-II diraih oleh Shafya Yusita dari SDN 40 Benteng dan juara ke-III diraih oleh Zazkia Syafaha dari SD 55 Benteng.
“Alhamdulillah, siswa kami menjadi juara lomba bertutur tingkat kabupaten. Yang bersangkutan memang anak berprestasi dan selalu meraih juara kelas sejak kelas I,” ungkap Kepala SD Negeri 1 Benteng, Nurhayati MPd
Kepala Dispusip Benteng, Dra Yulia Faridah MSi, didamping Kabid Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran, Erni Rahayu Ningsih SH dan Kasi Pengembangan Budaya Minat Baca, Elda Evarita mengatakan, lomba bertutur ini sengaja digelar untuk menumbuhkan kegemaran membaca siswa.

Selain itu, juga untuk mengangkat budaya lokal dan sejarah lokal di Kabupaten Benteng.
Peserta terbaik (juara I,red), aku Yulia, nanti akan diutus untuk tampil dan bersaing dalam lomba tingkat provinsi yang rencananya dilaksanakan pada bulan Mei 2021.
“Harapan kami, pelajar asal Kabupaten Benteng bisa kembali menjadi juara dan mewakili provinsi Bengkulu ke lomba tingkat nasional untuk yang ke 4 kalinya,” kata Yulia.
Sementara itu, salah satu dewan juri, yaitu Tuti yang merupakan Pustakawan dari Dispusip Provinsi Bengkulu menerangkan, setiap siswa diberi kesempatan untuk tampil diatas panggung selama kurang lebih 15 menit. Dengan rincian, 10 menit bercerita dan 5 menit menjawab pertanyaan dewan juri.
“Lomba bertutur ini sangat bagus dilakukan. Tujuannya, agar anak-anak gembar membaca,” kata Tuti.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*