Pupuk Mulai Langka

KAUR SELATAN,BE– Petani di wilayah Kabupaten Kaur khususnya Kecamatan Kaur Selatan kini mulai cemas jika pada musim tanam tahun ini kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi saat memasuki Tanam Padi. Sebab ini sudah menjadi penyakit tahunan, petani sering mengalami sulit mendapatkan pupuk, saat tanam Padi.
“Belum ada keterangan yang jelas penyebab atas hilangnya pasokan pupuk hingga saat ini. Padahal saat ini kami sangat butuh-butuhnya pupuk, pupuk langka ini terjadi setiap musim tanam,” ujar Dini (54) salah satu petani di Gedung Sako Kecamatan Kaur Selatan kemarin.
Dikatakannya, langkanya pupuk saat musim tanam tiba di Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur dan sekitarnya, para petani banyak mengeluhkan hilangnya pupuk di pasaran. Jika kelangkaan terus terjadi, dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas padi saat panen nantinya.
Sebab di sejumlah pedagang eceran pupuk di Kaur sulit didapat pupuk bersubsidi tersebut. Tentu saja petani cemas mendapati kenyataan itu. “Sekarang kami tengah mengolah tanah dan petani lainnya banyak yang sudah menyemai benih. Sesuai bibit ditanam, pasti kami membutuhkan pupuk,” ujarnya.
Hal sama juga dikatakan salah satu petani Kecamatan sekitar, Hasim (46) mengaku kesulitan mendapatkan pupuk. Hal ini terjadi sejak sepekan terakhir dirinya masih kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, untuk memupuk tanaman padinya.
“Saya sudah datang ke kios dan kelompok tani, namun juga sulit membeli pupuk, dan terpaksa belum bisa melakukan pemupukan sesuai jadwal,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kaur, Ir Defrial MAP membantah di daerahnya pasokan pupuk langka. Dikatakan, penyaluran pupuk dilakukan dari pihak pabrik langsung kepada pengecer pupuk dimasing-masing kecamatan di Kaur. Memasuki musim tanam tahun ini pihaknya juga sempat mengecek stok pupuk nonsubsidi di tingkat gudang yang ada di Kaur. Hasilnya stok pupuk nonsubsidi masih tersedia cukup.
“Kalau selama ini dari stok yang ada boleh dikatakan masih aman. Namun jika dilapangan kekurangan jelas ada indikasi permainan pada distribusinya, nanti akan kita cari tahu, dan jika memang ada yang bermain akan kita tindak tegas,” tegasnya.(618)