PUPR Bangun 36 Drainase

PUPR (3)
MEDI/Bengkulu Ekspress
Tim URC PUPR Kota Bengkulu turun langsung ke lokasi banjir, kemarin (29/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Hujan deras yang menguyur Kota Bengkulu Selasa (28/8), menimbulkan banjir di beberapa wilayah di. Hal ini menjadi kesempatan bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota untuk memprioritaskan kawasan rawan banjir tersebut dengan cara membangun ulang drainase.

“Tadi malam hingga sore ini tim Unit Reaksi Cepat (URC) sudah turun langsung ke lapangan, dan memang kita lihat ada beberapa titik sedimennya itu harus diperbaiki, seperti di Lempuing,” kata Kepala Dinas PUPR Kota, Syafriandi ST MSi saat ditemui Bengkulu Ekspress di ruang kerjanya, kemarin (29/8).

Pada tahun anggaran 2019 mendatang, pihaknya sudah memprioritaskan pembangunan drainase sebanyak 36 titik di beberapa wilayah yang rawan banjir, dengan perkiraan anggaran sekitar Rp 13 miliar. “Itu untuk meminimalisir terjadinya banjir seperti yang kita alami selama ini,” ungkapnya. Pun demikian, pihaknya sangat membutuhkan dukungan masyarakat, karena dalam upaya ini, ia akan melibatkan peran serta warga setempat untuk bergotong-royong membuat jalur-jalur aliran air.

“Melalui Pak RT kami mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong. Yang mana bisa dikerjakan oleh warga itu, kita sama-sama dengan PU, dan yang mana tidak bisa dikerjakan warga seperti pembuatan siring, maka PU yang membuatkan tahun ini juga,” paparnya.

Namun yang paling penting, persoalan banjir ini tidak akan pernah selesai jika tidak kesadaran dari warga setempat membuang sampah. Sebab, tak jarang pihaknya saat melakukan cuci siring atau perbaikan terhadap drainase, banyak sekali sampah-sampah yang dibuang warga sembarangan. Sehingga hal itulah faktor utama terjadinya banjir, meskipun sudah memiliki drainase. “Jangan buang sampah di selokan, karena sampah inilah membuat tersumbatnya aliran air hujan,” pungkasnya. (805)