Puluhan Wartawan Bengkulu Ikuti Pelatihan Jurnalistik

FOTO IMAN/ BE – PWI Bengkulu menggelar pelatihan bagi puluhan jurnalis di kota maupun kabupaten di Provinsi Bengkulu, Kamis (8/04) di Taman Badrika, Jenggalu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu menggelar pelatihan bagi puluhan jurnalis di kota maupun kabupaten di Provinsi Bengkulu, Kamis (8/04) di Taman Badrika, Jenggalu. Dengan mengangkat tema ‘Membangun Perusahaan Media yang Kokoh dan Wartawan yang Profesional’, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Bengkulu yang di wakili oleh Kadis Kominfo provinsi Jaduliwan, Ketua PWI Zaki Antoni, Dirut Bngkulu Ekspress Media Grup Sukatno dan lain-lain.

Kadis Kominfo Provinsi Bengkulu, Jaduliwan menjelaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga masuk dalam poin yang menjadi tanggung jawab Kominfo provinsi.

“Pemprov Bengkulu sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka meningkatkan meng-upgrade kemampuan dari jurnalis. Ini adalah salah satu program seratus hari dari bapak gubernur dan benar-benar terealisasi dalam waktu lebih cepat. Ini tentunya apresiasi tersendiri. Terutama, saya selaku Kadis Kominfo karena ini imbasnya juga ke Kadiskominfo berarti poin yang menjadi tanggung jawab Kadis Kominfo sudah terselesai dalam 18 program, nomor 17 nya clear,” katanya.

Jaduliwan berharapan melalui PWI dapat bersama-sama mengambil posisi di masa pandemi ini agar dapat berperan dalam penanganan covid mulai dari penanganan pencegahan, hingga memberitakan kegiatan-kegiatan yang konstruktif serta produktif. Sehingga masyarakat menjadi tenang menghadapi pandemi, dan mendapatkan pemberitaan yang benar.

“Harapan kami pada kesempatan ini kawan-kawan marilah kita sama-sama membangun berita yang baik dan benar untuk penanganan kegiatan pemerintahan pembangunan sosial kemasyarakatan di lingkup pemerintah se-Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zaki Antoni mengatakan pihaknya mengadakan pelatihan jurnalistik tersebut dengan harapan bisa meningkatkan kompetensi, kapasitas dan meningkatkan kemampuan teknis jurnalistik kewartawanan.

“Makanya ada tiga narasumber dari unsur pemerintah dan ada dari perusahaan media dan ada PWI ya sebagai narasumber. Jadi nanti dari PWI itu menyangkut soal bagaimana kita menjadikan wartawan itu tetap profesional dan dari perusahaan media itu menyampaikan bagaimana perusahaan media itu bisa tetap eksis, tetap sehat, karena kalau misalnya perusahaan medianya tidak sehat, tidak bisa menggaji wartawannya itu problem juga. Sulit kita mewujudkan yang profesional kalau misalnya dia tidak digaji oleh perusahaannya. Kemudian dari unsur pemerintah itu bagaimana menjalin sinergi antara media dengan pemerintah,” papar Zaki. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*