Puluhan Warga Benteng Diduga Keracunan, 1 Orang Meninggal

Ketua BPD Durian Demang, Mukmin

 

BENTENG,bengkuluekspress.com – Warga Desa Durian Demang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendadak heboh sejak Senin (23/8).
Belasan warga diduga keracunan makanan setelah menyantap hidangan usai acara yasinan di rumah salah satu warga Desa Durian Demang, Minggu (21/8) malam. Gejala yang dialami warga pun hampir semuanya sama. Diantaranya, perut terasa mual, muntah-muntah dan diare (mencret,red).
Akibatnya, belasan warga pun berbondong-bondong mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Benteng untuk menjalani pengobatan secara intensif.
“Ya, memang ada puluhan warga yang datang berobat,” kata Kepala Ruangan IGD RSUD Benteng, Yayan.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Durian Demang, Mukmin saat dikonfirmasi mengungkapkan hal yang sama. Dijelaskan Mukmin, kronologis kejadian berawal dari puluhan warga menghadiri acara yasinan yang merupakan agenda rutin setiap minggu. Setelah acara inti, warga pun menyantap makanan yang telah disediakan oleh ahli rumah. Beberapa makanan yang disajikan berupa mie ayam, wajik, lemang dan tapai serta buah-buahan.
“Pulang dari acara, memang sudah ada yang mual dan muntah-muntah namun belum curiga. Kekhawatiran mulai dirasakan ketika gejala serupa dirasakan oleh warga lain yang hadir saat acara yasinan,” ungkap Mukmin.

Hanya saja, sambungnya, tak semua warga mengalami gejala keracunan. Sepertinya, hal itu terjadi karena yang bersangkutan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.
“Dari sekian orang yang datang, ada pula yang tak terjadi apa-apa,” bebernya.

Dari puluhan yang diduga keracunan, terangnya, kurang lebih 12 orang memilih untuk dirawat di RSUD Benteng. Sedangkan, sebagian lagi hanya disuntik dan menjalani pengobatan oleh bidan desa setempat. Dari keseluruhan, ada 1 orang yang meninggal dunia. Yaitu, Selamat Arman (50), yang merupakan pengurus masjid Desa Durian Demang.
“Sampai sore ini (kemarin,red), masih ada 4 orang yang memilih untuk dirawat karena khawatir lantaran ada yang meninggal dunia. Warga juga sudah melapor ke Polres Benteng atas apa yang terjadi di desa kami,” pungkas Mukmin.(135)