Puluhan Triliun Ngalir ke Bengkulu

uangBENGKULU, BE – Meskipun Provinsi Bengkulu merupakan salah satu provinsi termiskin di Indonesia, dan nomor 1 di Pulau Sumatera. Namun perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Bengkulu tidak berkurang. Puluhan triliun dana dari pusat pun dikucurkan untuk mengejar ketertingalan dalam pembangunan setiap tahunnya.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu Ir. Edy Waluyo,SH, MH ada sekitar 14 SKPD dan Instansi yang mendapatkan dana kucuran dari pusat, baik dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) berupa dana dekon, tugas perbantuan, dan kementerian untuk kantor daerah dan dana tugas bersama.

“Dana itu sudah diberikan saat penyerahan DIPA Provinsi Bengkulu bulan Desember 2012 lalu,” ujar Edi Waluyo.
Lebih rinci dijelaskannya yaitu pertama Dinas Pertanian untuk bantuan kantor daerah sebesar Rp 16,553 miliar, dana dekon Rp 42,539 miliar, dan tugas perbantuan sebesar Rp 108,18 miliar, dengan total Rp 167,276 miliar. Kemudian Dinas Peridustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM mendapatkan dana dekon sebesar Rp 2,4 miliar untuk pengembangan koperasi.

Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral bantuan dari kantor pusat sebesar Rp 94,05 miliar dan dana dekon sebesar Rp 776 juta, total Rp 94,831 miliar. Kementerian Perhubungan untuk kantor di daerah seperti Bandara Fatmawati mendapatkan bantuan sebesar Rp 8,825 miliar. Dinas Pendidikan mendapatkan bantuan dana dekon sebesar Rp 69,42 miliar dan dana kantor daerah sebesar Rp 230 miliar.

Dinas Kesehatan untuk kantor daerah sebesar Rp 39,463 M. Dana Dekon sebesar Rp 24,755 miliar. Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja untuk kantor daerah sebesar Rp 3,563 miliar, dekon sebesar Rp 11,607 miliar, dan tugas perbantuan sebesar Rp 62,655 miliar. “Sedangkan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk kantor daerah sebesar Rp 97,24 M. Dana dekon Rp 5,5 miliar,Dinas Kelautan Perikanan,kantor daerah sebesar Rp 2,99 miliar, dekon sebesar Rp 8,650 miliar dan tugas perbantuan sebesar RP 20,549 miliar,” jelasnya.

Dinas PU untuk kantor pusat, Balai Sumatera VII dan SNVT sebesar Rp 765,5 miliar. Dekon sebesar Rp 4,035 miliar dan tugas perbantuan sebesar Rp 16,58 miliar. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mendapatkan dana dekon sebesar Rp 2,041 miliar dan tugas perbantuan sebesar Rp 500 juta. Badan Lingkungan Hidup (BLH) dapat dana dekon sebesar Rp 5,355 miliar. Badan Perpustakaan mendapatkan bantuan dana dekon sebesar Rp 2,45 miliar. “Dana APBN dalam proses RUP (Rencana Umum Pelelangan) di ULP dan diharapkan pada bulan ini sudah dimulai pengerjaan proyek fisik dan pegadaan,” katanya.(100)