Puluhan Tahun Tak Ikut Upacara 17 Agustus, Lelaki ini Seperti Lahir Kembali

Upacara 17 Agustus
Foto : “IST

Upacara HUT RI di RT 33

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kegiatan upacara bendera khususnya memperingati hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 harus diwajibkan lagi di tingkat RT. Bagaimana tidak, ada banyak warga negara RI yang bukan pegawai negeri puluhan tahun tidak ikut upacara bendera.

Seperti warga di Perumnas BNS 2 dan Grand Aston, RT 33 Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu ini, meskipun tinggal di kota, mereka sudah lama sekali tidak ikut upacara bendera.

Pak Jo (45), mengaku ia mengikuti upacara bendera tahun 1993. Artinya sudah sudah 25 tahun dia tidak ikut melaksanakan upacara bendera. “Saya terakhir kali upacara bendera tahun 1993,” ujar Pak Jo, ketika ditemui usai upacara bendera di halaman fasul RT 33, (17/8/2018).



Dengan mengikuti upacara bendera ini, Pak Jo mengaku, seperti lahir kembali. Dimana jiwa nasionalismenya kembali berkobar. “Dengan mengikuti upacara ini, saya seperti hidup lahir kembali,” ujar lelaki yang berprofesi sebagai penjualan barang kelontongan keliling ini.

Sementara, Saparudin alias Tampit (52), mengaku, terakhir kali mengikuti upacara bendera tahun 1987. Saat dia masih berstatus pelajar SMA. Tampit berharapa, kegiatan upacara 17 Agustus ini diperingati tiap tahunnya di tingkat RT. Lelaki yang berprofesi tukang ojek ini mengatakan, mereka yang bukan pegawai negeri sipil ini, tidak akan pernah mengikuti upacara kalau bukan diadakan di tingkat seperti di RT 33.

?”Kami berharap kegiatan upacara 17 Agustus ini memang diadakan di tingkat RT, supaya kami yang bukan PNS ini bisa ikut upacara memperingati hari kemeredekaan,” harap Tampit.

Upacara bendera di RT 33 ini dilaksanakan dengan sederhana. Bertindak sebagai petugas upacara dan peserta berasal dari RT tersebut, yakni bapak bapak dan ibu rumah tangga, serta anak-anak. Untuk lelaki rata rata mengenakan baju batik, sedangkan perempuan mengenakan kebaya.

Ketua RT 33, Kasman (40), mengaku, menurut informasi yang ia terima, RT 33 merupakan satu satunya RT yang melaksanakan upacara bendera memperingati HUT RI di Kota Bengkulu.

Harapannya tahun depan, mereka bisa melaksanakan upacara 17 Agustus lebih meriah dengan mengundang warga di RT lainnya, serta dari pihak kelurahan, kecamatan, bahkan pejabat kota madya.

Karena dengan mengikuti upacara ini, kata Kasman, bisa membangkitkan lagi jiwa nasionalisme yang sudah mulai luntur.  “Peserta upacara ini rata rata bukan kalangan ASN, jadi sudah lama mereka tidak ikut upacara bendera. Jadi kita bangkitkan kembali jiwa nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan yang sudah gugur,” demikian Kasman.(911)