Puluhan Minuman Botol Ditemukan Kadaluwarsa

CURUP, BE – Petugas Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kabupaten Rejang Lebong bersama polisi menemukan puluhan minuman botol sudah kedaluwarsa. Puluhan minuman kemasan tersebut, ditemukan petugas saat melakukan razia makan di sejumlah warung dan supermarket di kecamatan Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya, seputar kecamatan Curup Kota, Curup Tengah dan Selupu Rejang yang berlangsung sejak Senin (3/12) dan akan berakhir hingga Sabtu (8/12) mendatang.

Kabid Perindag Hasmir, SH melalui Kasi Perlindungan Konsumen Nahwan, SH dikonfirmasi Bengkulu Ekspress Kamis (6/12) di ruang kerjanya menerangkan, hingga kemarin pihaknya masih melakukan razia makanan di sejumlah warung dan supermarket.

“Alhamdulillah di kecamatan Curup Kota tidak kita temukan makanan kedaluwarsa. Hanya saja di Kecamatan Bermani Ulu dan Bermani Ulu Raya cukup banyak kita temukan produk yang kedaluwarsa,” terang Nahwan.

Beberapa produk yang ditemukan kedaluwarsa tersebut, terang Nahwan, diantaranya 18 botol minuman Vitazone, 4 botol Mizone, 20 botol Diamond Junior Juice, 4 botol Pocari Wweat, 12 botol Indomilk susu, 3 botol Sprite, 12 botol minuman suplemen energi M-150 serta 20 botol Kiranti.

Selanjutnya, produk kedaluwarsa tersebut diminta untuk dikumpulkan dari warung milik pedagang, selanjutnya disimpan agar tidak ikut terjual kepada konsumen. “Kita minta produk yang kedaluwarsa untuk tidak dijual. Namun disimpan untuk ditukarkan kepada distributor atau pemasok produk yang bersangkutan. Jika distributor tidak mau, maka akan kita temui distributor yang menolak,” tegas Nahawan.

Pengakuan para pedagang, Mz (35) pemilik salah satu warung manisan saat ditemui wartawan menerangkan, pihaknya terkadang sudah mengecek produk yang diberikan distributor. Namun ada beberapa buah produk dalam dus yang kedaluwarsa. “Kadang kami beli minuman kemasan dalam satu dus, ada saja beberapa botol yang kedaluwarsa, atau mendekati tanggal kedaluwarsa,” keluhnya.
Di bagian lain, Nahwan menerangkan, razia makanan yang dilakukan Dinas UKM, Koperasi dan Perindag tersebut, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihaknya. “November 2012 lalu kita melakukan razia makanan di wilayah Lembak. Hasilnya sama, kita temukan beberapa produk kedaluwarsa, kita minta untuk tidak dijual kepada konsumen,” tegas Nahwan.

Selain melakukan razia makanan, petugas Perindag juga melakukan pembagian baliho dan selebaran berisi ajakan agar masyarakat menjadi konsumen cerdas sebelum membeli produk dagangan, khususnya makanan. Diantaranya ajakan untuk teliti sebelum membeli barang, memperhatikan label dan masa kadaluarsa produk, memperhatikan produk dengan jaminan mutu SNI, dan membeli sesuai kebutuhan dan bukan keinginan.(999)