Puluhan Hektar Lahan Kekeringan


CURUP, Bengkulu Ekspress – Musim kemarau yang terjadi beberapa bulan terakhir di Kabupaten Rejang Lebong mulai berdampak pada kekeringan lahan di Kabupaten Rejang Lebong. Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong mencatat setidaknya ada 90 hektar lahan pertanian di Kabupaten Rejang Lebong yang mengalami kekeringan.

Area pertanian yang mengalami kekeringan tersebut bukan hanya persawahan saja namun juga kawasan pertanian Holtikultura atau sayuran yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan

Perikanan Rejang Lebong Taman SP, didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Hotikultura Ahmad Sapriansyah saat dikonfirmasi Selasa (17/9) kemarin. “Dari pendataan yang kita lakukan setidaknya ada 90 hektare area pertanian kita yang mengalami kekeringan,” sampai Taman. Area pertanian yang mengalami kekeringan tersebut terutama yang ada dikawsan Kecamatan Curup Utara dan Curup Timur, sedangkan untuk kecamatan lainnya, Taman mengaku masih dalam proses pendataan oleh petugas mereka.

Sementara itu, dampak dari terjadinya kekeringan tersebut, maka para petani terpaksa menunda musim tanam, meskipun menurut Taman saat ini sudah masuk dalam musim tanam.”Karena kering maka petani terpaksa menunda dulu musim tanam meskipun saat ini sudah masuk dalam musim tanam,” sampainya.

Lebih lanjut Taman menjelaskan dari sekitar 90 hektar lahan yang terdampak kekeirngan tersebutsebanyak 63,5 hektar berada diwilayah kecamatan Curup Utara,sementara selebihnya berada di kecamatan Curup Timur.Lahan tersebut, katanya, baik berupa lokasi persawahan, tanamancabai maupun jagung.

Untuk mengatasi masalah kekeringan tersebut, maka para petani khususnya petani sawahyang yang kekurangan air diharapkan untuk sementara bisa mengganti dengan tanaman lainya seperti jagung yang kebutuhan air lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman padi.

“untuk sawah yang tidak bisa ditanami padi, kita telah menyiapkan bibit jagung, sehingga lahan peranian tersebut bisa dimanfaatkan dan berproduksi,” sampai Taman. Selain solusi penanaman jagung, pihaknya juga telah menyiapkan barigade Alsintan berupa mesin sedot air yang bisa digunakan kelompok tani untuk menyedot air untuk menyiram lahan pertanian asalkan ada sumber air.

Oleh karena itu menurut Taman bagi para petani baik yang tergabung dalam poktan maupun mandiri yang membutuhkan mesin penyedot air untuk mengajukan surat pinjam alat penyedot air di Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong. (251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*