Pulang DL, ASN Kena Batuk

RSUD Kepahiang yang dikabarkan menangani ASN suspect Korona setelah pulang dinas luar dari Jakarta.RSUD Kepahiang yang dikabarkan menangani ASN suspect Korona setelah pulang dinas luar dari Jakarta.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Salah seorang ASN di Kabupaten Kepahiang dikabarkan mengalami batuk-batuk dan menjalani pemeriksaan di RSUD Kepahiang.

ASN berjenis kelamin laki-laki tersebut, diketahui habis melakukan perjalanan dinas luar (DL) dari DKI Jakarta hingga ditenggarai dapat terjangkit virus korona. Sebab di ibu kota saat ini sedang terjangkit virus Korona tersebut.

Informasi terhimpun, pegawai bersangkutan sekitar 14 hari lalu habis melaksanakan DL, namun beberapa hari terakhir mengalami batuk-batuk. Sehingga karena batuk belum sembuh, akhirnya melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepahiang.

“Ya itu ASN kita, DL-nya sudah lama sekitar 10 sampai 14 hari lalu pulangnya, gejala batuknya sama saja seperti kita batuk kalau lagi merokok,” ungkap Plt kadis tempat ASN tersebut bertugas, Senin (16/3).

Sementara, Dirut RSUD Kepahiang, dr Hulman mengatakan, pasien yang menjalani pemeriksaan di RSUD Kepahiang tidak dapat langsung dicap atau disebut suspect Korona.

Sebab dalam proses penanganan Korona tidak ada istilah pasien suspect, yang ada hanya orang dalam pengawasan.”Kalau ini (ASN) masuknya baru tadi (Kemarin, red) tapi tidak bisa disebut suspect Korona, sebab harus menjalani serangkaian pemeriksaan,” tutur Hulman. Terkait dengan gejala batuk dialami pasien, Hulman mengakui, jika harus menjalani pemeriksaan lagi karena kewenangan untuk rujukan penanganan Korona berada di RSUD M Yunus Bengkulu.

“Ya jelas kalau di Bengkulu, RS rujukan itu ada tiga yakni RSUD Bengkulu Selatan, M Yunus dan Bengkulu Utara,” ucapnya.

Hulman mengatakan, tidak perlu memiliki kekhawatiran berlebihan terhadap adanya ASN mengalami batuk-batuk sehabis pulang dinas luar (DL). Sebab bukan hanya Korona penyakit berbahaya masih banyak juga bisa menular dengan cepat, seperti TBC dan lainnya. “Jangan panik berlebihan, yang penting jaga kebersihan saja secara rutin,” tuturnya. (320)