Pukul Warga Sedang Melintas, Tiga Pemuda BS Dibekuk

DIBEKUK: Inilah dua pelajar dari tiga pelaku yang dibekuk anggota satreskrim Polres BS karena menganiaya korban yang sedang melintas di depan mereka.

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Tiga orang pemuda dengan dua diantaranya masih pelajar harus menginap di sel Mapolres BS. Pasalnya mereka memukul warga yang sedang melintas di dekatnya. Adapun ke-3 orang tersebut yakni Be (23) warga Jalan Puyang Sakti, Kota Medan, Kota Manna dan du rekannya yang masih berstatus pelajar yakni An (16) dan He (18) keduanya warga Sendawar, Seluma.

Ke-3 pemuda ini dibekuk Kamis (15/10) sekitar pukul 17:15 wib saat sedang nongkrong di tengah pasar Kutau, Kota Manna. Adapun korbannya yakni Danuri (60) warga Dusun Sekunyit, Desa Pagar Dewa, Kota Manna dan Wawan (36) juga warga desa yang sama dengan korban pertama. Kejadian pemukulan tersebut terjadi Selasa (13/10) sekitar pukul 20:00 WIB di jalan Raya Dusun Sekunyit, Desa Pagar Dewa, Kota Manna.

Dijelaskan Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Hadi Fitrianto SH SIK, kronologis pemukulan yang dilakukan ke-3 pemuda tersebut terhadap korban yakni saat itu kedua korban pulang dari Rumah Sakit Hasanuddin Damrah, dengan menggunakan sepeda motor merk Honda Vario warna biru, pada saat dalam perjalanan yakni saat melintasi jalan raya di Dusun Sekunyit sewaktu itu ada 3 orang laki laki di pingir jalan tersebut. Saat itu mereka berpura-pura sedang mengalami kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor jenis matic berwarna putih.  Sewaktu itu kedua korban tidak menghiraukan pada saat melewati ke tiga orang pelaku.

Mengetahui, kedua korban tidak memperdulikannya, lalu ketiha pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban Danuri dengan mengunakan alat bantu berupa satu buah kayu berbentuk balok. Pukulan tersebut mengenai bagian paha sebelah kiri. Menyadari bahaya mengancam, kedua korban tetap memacu sepeda motornya. Sedangkan ke-3 pelaku terus melakukan pengejaran terhadap korban. Namun karena sepeda motor korban ngebut, sehingga tidak mampu dikejar para pelaku. Karena merasa nyawanya terancam dan khawatir nanti menimpa orang lain yang juga melintas di jalan tersebut, korbanpun melaporkannya ke Mapolres BS.

Setelah mendapat laporan tersebut, sambung Rahmat Hadi, pihaknya melakukan penyelidikan, hingga akhirnya identitas para pelaku berhasil diungkap. Setelah dilakukan penyelidikan, para terduga pelaku penyaniayaan tersebut diketahui berada di dalam pasar kutau . kemudian team totaici satreskrim Polres BS yang dipimpin kanit pidum, M Bintang Azhar STrk langsung menuju ke pasar kutau. Sehingga ketiga pemuda tersebut berhasil diamankan.

“Saat ini terduga pelaku sedang dalam pemeriksaan,” ujar Rahmat Hadi Fitrianto. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*