Pukesmas Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

CURUP UTARA, BE – Si jago merah kembali membara di Bumei Pat Petulai, Sabtu (6/10) sekitar pukul 03.15 WIB dinihari kemarin. Kali ini gedung puskesmas di Rt 2 Rw 1 Kelurahan Tunas Harapan Kecamatan Curup Timur ludes dilalap api. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun tidak ada barang yang bisa diselamatkan di gedung permanen lantai satu itu, baik peralatan maupun obat medis.

Safarudin (40), penjaga puskesmas ditemui Bengkulu Ekspress di lokasi kejadian mengaku baru terbangun dari tidur ketika mendengar suara gaduh di gedung utama puskesmas. “Karena curiga saya keluar dan melihat api sudah membesar. Seketika itu juga saya minta bantuan warga untuk memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran,” terangnya.

Safarudin mengaku, saat kebakaran terjadi api pertama kali terlihat di ruang IGD,  diduga karena korsleting listrik. Api terlihat berkobar di dinding ruangan, sedangkan kondisi listrik di rumah-rumah penduduk pada saat kejadian masih tetap menyala.
Api kemudian dengan cepat menyambar ke bagian bangunan lainnya. “Kami tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam pukesmas, karena api sudah membesar,” katanya.

Pantauan wartawan, api baru bisa dipadamkan 1 jam kemudian, setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Di tengah upaya pemadaman api, sebagian warga terlihat sibuk menyematkan harta benda mereka karena khawatir api akan menyambar bangunan lain di sekitar gedung yang terbakar.

Kepala Pukesmas Tunas Harapan, Oktopi SKM dikonfirmasi menerangkan, kejadian ini membuat kerugian miliaran ripuah. Karena sebagian yang terbakar merupakan peralatan medis yang harganya mencapai ratusan juta. “Sebanyak 2 kulkas vaksin, obat-obatan, kursi gigi, empat unit komputer, mesin air dan dokumen ikut terbakar tanpa bisa diselamatkan,” kata Oktopi.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso SH melalui Kabag Ops AKP Novi Ari dikonfirmasi membenarkan terkait peristiwa kebakaran yang membakar gedung pukesmas tersebut. “Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, beberapa saksi kami undang untuk dimintai keterangannya terkait peristiwa itu,” terang Kabag Ops.

Pelayanan Darurat
Sementara itu, meski gedung pukesmas berikut peralatan medis dan obat-obatan ludes terbakar, namun pelayanan publik di puskesmas masih tetap berjalan. Pelayanan terpaksa dialihkan ke perumahan dokter yang berada tidak jauh dari gedung utama puskesmas.

Di bagian lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong langsung melakukan upaya penanganan paska bencana kebakaran, dengan mendirikan tenda darurat untuk mendukung pelayanan di puskesmas tersebut. “Pelayanan kesehatan tetap, meski gedung puskesmas terbakar. Meski untuk sementara masih darurat,” tegasnya.

Bupati RL H Suherman SE MM, sekitar pukul 08.00 WIB kemarin terlihat langsung mengunjungi gedung puakesmas yang terbakar. Bupati berharap pelayanan publik tetap berjalan meski dengan kondisi darurat. (999)