PU Fokus Pengembangan Danau Mas Harun Bastari

CURUP, Bengkulu Ekspress – Danau Mas Harun Bastari saat ini menjadi salah satu lokasi pengembangan pariwisata di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong, ikut fokus pengembangan DMHB.

“Saat ini DHMB sudah menjadi fokus pengembangan pembangunan yang kita lakukan,” terang Kepala DPUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong, Yusran Fauzi.

Dijelaskan Yusran, untuk tahun 2018 ini pembangunan yang dilakukan oleh DPUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong yaitu melanjutkan proses pembangunan jalan lingkar danau yang belum selesai pengerjaannya ditahun 2018 lalu.

Di sisi lain, Yusran mengaku, saat ini pihaknya juga tengah fokus pada proses pengerukan kawasan DMHB. Karena saat ini endapan sedimen di kawasan DMHB sudah cukup banyak.

“Untuk pengerukan saat ini kita masih melengkapi kajian teknisnya,” terang Yusran.

Untuk pengerukan kawasan DMHB sendiri, pihaknya akan mengajukan ke pemerintah pusat. Dimana anggaran yang dibutuhkan untuk pengerukan DMHB tersebut sebesar Rp 50 miliar. Ia berharap proses pengerukan sudah bisa dilakukan pada tahun 2019 mendatang.

” Kita berharap tahun 2019 mendatang proses pengerukan sudah bisa kita lakukan,” harapnya.

Untuk kedalaman danau sendiri setelah dilakukan pengerukan, menurut Yusran bisa mencapai 25 meter, bahkan untuk keberadaan pulau yang ada di tengah-tengah danau bisa saja nanti akan ikut dikeruk karena pulau yang terbentuk tersebut merupakan sedimen atau endapan dari dasar danau.

Dibagian lain, selaian DPUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong, Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong juga akan fokus memperbaiki objek wisata DMHB.

Dimana pada tahun 2018 ini sejumlah pembangunan akan dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong. Sejumlah pembangunan yang akan dilakukan tersebut seperti pembangunan 4 unit toilet, 4 unit gazebo dan pemindahan lokasi pesawat.

“Anggaran pembangunan yang kita lakukan di kawasan DMHB yaitu sebesar Rp 1,6 miliar bersumber dari DAK,” terang Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Eka Sonata.

Dijelaskan Eka, untuk 4 unit toilet yang akan mereka bangun adalah toilet standar toilet bandara, sedangkan untuk lokasi pemindahan pesawat akan dipindahkan dekat dengan lokasi parkir di kawasan DMHB saat ini.(251)