PTPN 7 Salurkan Rp 1,266 Miliar

BENGKULU, BE- PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 7 Distrik Bengkulu menunjukkan konsistennya dalam mengembangkan dan mensejahterakan masyarakat yang ada di sekitar unit usahanya. Hal tersebut ditunjukkan dengan besaran biaya Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
“Pada tahun 2013 lalu, kita telah menyalurkan dana sebesar Rp 1,266 miliar untuk kegiatan PKBL,” ungkap Staf umum PTPN 7 Distrik Bengkulu, Fatahul Arifin.
PKBL ini sendiri layaknya program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dimiliki oleh perusahaan yang ada di Indonesia. Namun khusss untuk perusahaan BUMN namanya adalah PKBL. Pada program tersebut dibagi menjadi dua yaitu program kemitraan yaitu bersifat dana pinjaman lunak yang bunganya sangat kecil. Sedangkan bina lingkungan berupa bantuan yang diberikan BUMN kepada masyarakat yang berada disekitar unit usaha masing-masing. Bantuan tersebut berbentuk hibah baik dalam bentuk barang maupun kegiatan sosial.
Fatahul menjelaskan, dari dana sebesar Rp 1,266 miliar tersebut di bagi dalam dua program yaitu program kemitraan dan bina lingkungan. Untuk program kemitran dana yang disalurkan mencapai Rp 1,2 miliar. Dana tersebut disalurkan  kepada masyarakat yang memiliki usaha disekitar unit usaha PTPN 7 Distrik Bengkulu. Dengan nilai bantuan lunak yang diberikan PTPN 7 mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 20 juta.”Bantuan tersebut sudah kita berikan kepada ribuan masyarakat Bengkulu yang berada di sekitar 3 unit usaha kita dan disekitar kantor distrik PTPN 7 ini,” papar Fatahul.
Tiga unit usaha PTPN 7 Distrik Bengkulu tersebut berada di Ketahun Bengkulu Utara, Unit Padang Pelawi Seluma dan Unit Talo Pino Seluma. Dalam memberikan bantuan lunak tersebut PTPN 7 Distrik Bengkulu memberikan pendampingan sehingga usaha yang mendapat suntikan dana dari PTPN 7 tersebut, dapat berkembang dan membantu kesejahteraan masayrakat yang ada di sekitar PTPN7 Distrik Bengkulu. Namun tidak jarang juga ada masyarakat yang belum bertanggung jawab sehingga bantuan dana yang diberikan tersebut macet dan bahkan dibawa kabur. “Untuk mereka yang sudah berhasil, dan ingin mendapat bantuan dana yang lebaih besar kita langsung arahkan untuk melakukan pinjaman ke bank dengan bunga komersil. Dalam program ini kita tidak pernah mengambil untung karena dana yang dikembalikan masyarakat akan kita salurkan kembali kepada yang belum pernah mendapatkan program ini,” papar Fatahul.
Sementara itu, untuk kegiatan bina lingkungan yang dilakukan PTPN7 pada tahun 2013 lalu sebesar Rp 66,315 juta. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk Program penambahan makanan tambahan anak sekolah, kegiatan donor darah, sunatan masal dan bantuan bibit atau tanaman gelondongan tiang untuk pemerintah Kabupaten Seluma. Khusus untuk bantuan bibit tanaman pada tahun 2013 tersebut PTPN 7 sangat menyayangkan karena setelah dilakukan penanaman disepanjang jalur 2 Kota Tais Seluma. Tanaman tersebut kurang mendapat perhatian sehingga apa yang dilakukan PTPN 7 tersebut seperti sia-sia. Padahal dana yang dikeluarkan tidak sedikit untuk pengadaan tanaman tersebut. “Sebenarnya sejak awal tahun 2013 program PKBL ini distop sementara, namun khusus untuk PTPN7 masih diizinkan sehingga saat ini PTPN7 adalah satu-satunya PTPN7 yang masih menyalurkan program PKBL tersebut,” tutup Fatahul. (251)