PT Faber Castell Beri Reward Pelajar SDIT Alhasanah

PT Faber Castell Indonesia
PT Faber Castell Indonesia

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Setelah digelar workshop bagi guru Paud, dan TK, giliran PT Faber Castell menyerahkan reward berupa jalan-jalan atas lomba Gambar Dunia Fantasi. Reward tersebut diraih Fathin Aura Sabitha siswi kelas IV C Siswi SDIT Al Hasanah, kota Bengkulu, kemarin (16/1).

Hujan deras yang mengguyur Selasa pagi (16/1) tak menyurutkan tim dari PT Faber Castell International Indonesia, yang dipimpin Richard Panelewen didampingi Koordinator Promotion area Sumatera Dede bersama rombongan mendatangi Sekolah Islam Terpadu (SDIT) Al Hasanah.

Saat itu waktu menunjukkan pukul 09.30 wib tiba di sekolah dan langsung diterima oleh kepala Sekolah Sumaryadi S.Pd di ruang kerjanya. Tim kemudian diajak menuju ruang perpustakaan, dimana prosesi penyerahan reword dilakukan. Acara seremony itu disaksikan siswa/siswi serta dihadiri oleh wali murid dan dewan guru.

Kepala SDIT Alhasanah, Sumaryadi S,Pd berucap syukur dan terharu atas kehadiran yang tidak terduga dari PT Faber Castell.

” Kami sangat terkejut saat mendapat kabar, siswi kami menang terbaik lomba mewarnai, ” ungkapnya.

Prestasi ini sangat bergengsi, karena ananda Fathin mampu menyisihkan ribuan peserta dari puluhan sekolah se-provinsi Bengkulu. Tak lupa, ucapan terimakasih atas pembinaan para guru serta dukungan wali murid sehingga akhirnya perjuangan siswinya Fathin bisa fokus dan menjadi terbaik.

Ia juga berpesan agar ini menjadi support bagi siswa/siswi lain. Ia pun meminta PT Faber Castell memberikan pembinaan terhadap siswa/siswi SDIT Alhasanah sehingga bisa mengikuti lomba mewarnai hingga tingkat nasional.

“Nikmat hadiah ini harus disyukuri, tapi jangan bangga dan menjadi sombong. Kami juga minta diprioritaskan dalam pembinaan langsung dari Faber Castell,” pintanya.

Rasa haru dan penuh syukur diungkapkan Lesti Apriani orang tua pemenang Dunia Fantasi, Fathin. Dibeberkannya prestasi ini bukanlah kali pertama yang diraih anaknya Fathin. Pasalnya sejak duduk dibangku Pendidikan Anak Usia Dini, Fathin kerap menyabet juara 1 dan paling rendah juara III.

Disisi lain, Koordinator PT Faber Castell International Indonesia se-Sumatera, Dede menuturkan, lomba mewarnai dunia fantasi Faber Castell membenarkan jika lomba yang dilakukan sudah cukup lama, dan itu murni dilakukan hanya di 32 sekolah se-provinsi Bengkulu.

Lomba sendiri medianya menggunakan Konektor Pen dari Faber Castel, dan pewarna ini sangat aman bagi anak-anak karena bahanya dari pewarna makanan. Dengan begitu, siswa/siswi dapat lebih leluasa dalam berekspresi mewarnai.

Konektor Pen ini tekniknya berbeda dengan menggunakan crayon, selanjutnya dari 3004 peserta dari 32 sekolah, hasil karyanya dikoreksi tingkat nasional, kriteria penilaian antara lain, teknik pewarnaan, teknik mewarnai, eksplorasi dan kebersihan dan kerapian. Keempat pola inilah yang memiliki potensi untuk menjadi pemenang.

Kenapa dilakukan di Bengkulu, karena kita melihat anak-anak Bengkulu sangat berbakat, cuma belum tereksplorasi, oleh itu kita gali kreatifitas anak bangsa untuk dikembangkan lagi. Begitu digelar lomba ini, disambut baik oleh seluruh sekolah di Bengkulu, khususnya di jenjang Sekolah Dasar.

Hadiah utama jalan-jalan ke Trans studio selama dua hari dua malam, dengan seluruh pembiayaan ditanggung Perusahaan. Selain pemenang, kita juga memberikan kesempatan bagi dua pendamping yaitu orang tua dan guru untuk bisa menikmati jalan-jalan ke pabrik faber castell di Indonesia. (247)