PS Bengkulu Tumbang

RATU SAMBAN, BE – PS Bengkulu IPL kembali harus menelan pil pahit. Dalam laga lanjutan divisi utama IPL (Indonesian Super League) di Stadion Sawah Lebar kemarin, PS Bengkulu, harus bertekuk lutut atas tim tamu PSSB Bireuen. Bermain di depan publik sendiri, PS Bengkulu dipermalukan dengan skor mencolok 3-1 oleh PSSB Bireuen. Kedatangan tim asal tanah rencong ini, tampak dengan ambisi besar. Bahkan Gubernur NAD (Nangroe Aceh Darussalam), Erwandi Yusuf, langsung hadir menyaksikan bertandingan panas tersebut. Pemain PSSB Bireuen ini, memang sudah lama dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi ini. Bahkan 3 tahun lalu, mereka berlatih di Paraguay. Hampir setengah dari pemain anak asuhan Bachtiar July ini, merupakan lulusan negara tersebut. Bahkan saat ini, beberapa pemainnya masih ada yang berlatih di Paraguay. Sedangkan PS Bengkulu, harus bertanding dengan komposisi pemain seadanya, akibat terkena cidera dan juga akumulasi kartu. Sinyal kemenangan PSSB Bireuen tersebut sudah terlihat pada menit awal. Saat pertandingan baru berlangsung 8 menit, gol cepat melalui kaki Zulfadli, cukup mencengangkan publik Bengkulu. PS Bengkulu masih bisa menarik nafas panjang, setelah Taufik Siregar (29), berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Alih-alih ingin memetik poin penuh, Doni Hamzah (5) Cs, justru kembali kebobolan pada menit ke 39. Kali ini heading dari Zulfadli, membuat Ardan kembali memungut bola dari gawangnya sendiri. Gol ketiga kembali dicetak melalui kai Firdaus (29), yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang PS Bengkulu. Memasuki babak kedua, kedua tim berulang kali menciptakan peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol. Sudah jatuh tertimpa tangga, kalimat inilah yang dirasakan PS Bengkulu. Karena pemain terbaiknya, Taufik Siregar diusir keluar lapagan akibat mendapatkan kartu merah, setelah akumulasi kartu kuning. Hingga berakhirnya pertandingan, skor tetap tidak berubah 3-1 untuk kemenagan PSSB Bireuen. Gubernur NAD, Erwandi Yusuf, yang dikonfirmasi usai pertandingan menyatakan bangga dengan kemenangan timnya. “Saya sengaja datang ke Bengkulu untuk menonton pertandingan ini. Kebetulan kemarin saya berada di Jakarta. Tim Aceh semua kita suport, dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai event,” ungkapnya. (**)