PS Bengkulu Gandeng Mantan Pemain Timnas

Meri Sasdi: Kita Kembalikan Kejayaan PS Bengkulu

PS Bengkulu
PS BENGKULU BANGKIT: Kepala Pelatih PS Bengkulu Maman Suryaman (paling kanan) yang merupakan mantan pemain Timnas didampingi Kadispora Provinsi Bengkulu Meri Sasdi Jantan dan manajemen PS Bengkulu melakukan jumpa pers terkait persiapan PS Bengkulu yang akan berlaga dalam kompetisi Liga 2 PT. Liga Indonesia 2017, Kamis (30/3). (Foto RIO/BE).

BENGKULU, BE – Keseriusan Gubernur Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti dalam memperbaiki manajemen PS Bengkulu atau Tim Tobo Kito mulai terlihat.

Setelah membentuk Yayasan Sepak Bola Rafflesia, PS Bengkulu ini pun dinaungi langsung oleh PT Sepakbola Rafflesia Bengkulu. Upaya cepat juga dilakukan, Gubernur langsung menggaet mantan pemain Tim Nasional (Timnas), Maman Suryaman sebagai pelatih utama.

“Upaya ini dilakukan untuk mengulangan prestasi dan mengembalikan kejayaan PS Bengkulu, yang telah lama hilang,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, H Meri Sasdi Jantan MPd dalam konfrensi pers di Media Center Pemprov Bengkulu, kemarin (30/3).

Penunjukan Maman Suryaman sebagai pelatih menjadi pilihan yang tepat. Sebab mantan pemain Timnas era 1980 hingga 1991 ini pernah memperkuat timnas Indonesia U-14 sebagai pelatih.

Meri mengatakan, dalam mengenjot prestasi, PS Bengkulu juga sudah didaftarkan dalam kompetisi Liga 2 PT Liga Indonesia 2017 yang akan dimulai seleksinya pada tanggal 18 April mendatang. “PS Bengkulu juga sudah kita daftarkan ke Liga 2 atau yang dulu dengan sebutan Liga Divisi Utama,” tuturnya.

Sementara persiapan-persiapan sebelumnya sudah dilakukan. PS Bengkulu telah kerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan menggandeng 20 orang pemain muda.

Upaya ini tentunya harus didukung oleh seluruh masyarakat Bengkulu. Sehingga prestasi PS Bengkulu mampu kembali bergemilang dikanca persepakbolaan nasional. “Kita mina dukungan dari masyarakat, agar PS Bengkulu ini mampu kembali bangkit,” tambah Meri.

Sementara itu, Pelatih PS Bengkulu, Maman Suryaman mengatakan, amanah untuk memperbaiki PS Bengkulu menjadi tantangan besar baginya. Karena mengembalikan prestasi yang telah tiga tahun mengalami kemunduran bukan hal yang mudah. Namun dirinya tetap optimis bahwa ditangannya prestasi PS Bengkulu kembali dilirik nasional.

“Saya merinding melihat kondisi PS Bengkulu yang turun. Tapi saya akan kerja secara maksimal untuk PS Bengkulu,” ujar Maman.

Dalam persiapan Liga 2 PT Liga Indonesia 2017, pemain-pemain yang dikolaborasikan antara pemain dari PPLM, pemain putra daerah Bengkulu serta pemain senior nasional akan diuji kepada klub-klub nasional. Uji coba pemain menjelang Liga 2 itu akan dilakukan kepada klub di atas Liga 2. “Kita akan berjuang sepenuhnya, kita tidak mau kalah sebelum bertanding. Kita akan coba lawan kepada klub-klub di atas Liga 2,” tuturnya.

Diri sisi pendanaan sendiri, PS Bengkulu yang telah dibawah naungan PT Sepakbola Rafflesia Bengkulu akan disuport penuh oleh Bank Bengkulu. Termasuk dari perusahan-perusahan besar yang ada di Provinsi Bengkulu. Dengan demikian, permasalah PS Bengkulu yang telah mengakar terkait anggaran mampu untuk diatasi.

“Beberapa seponsor sudah ada yang siap untuk mensuport. Kita yakin anggarannya tidak akan menjadi persoalan,” ujar Direktur PT Sepakbola Rafflesia Bengkulu, Harmedi.

Tak hanya itu, Gubernur juga telah berkomitmen untuk mencari sumber pendanaan diluar APBD Pemprov Bengkulu. Termasuk keuangan nantinya akan dilakukan secara transparan. Mengingat dalam setiap tahunnya, keuangan PS Bengkulu akan dilakukan audit oleh BPK.

“Pedanaanya akan kita lakukan semaksimal mungkin. Sehingga prestasi mengembali kejayaan PS Bengkulu mampu kita wujudkan secara bersama-sama,” tutupnya.(151)