Proyek Rp 16 M Dihentikan

TAIS, BE – Proyek multi years di Kabupaten Seluma yakni pembangunan Masjid Raya Baitul Falihiin di Kelurahan Pasar Tais dengan anggaran Rp 16 miliar dipastikan tahun 2012 ini dihentikan. Karena dalam APBD tahun 2012 yang sudah diverifikasi oleh gubernur beberapa waktu lalu tak memuat item proyek anggaran melanjutkan pembangunan masjid berkapasitas ribuan orang tersebut. Plt Bupati Seluma H Bundra Jaya SH usai salat Jumat di masjid tersebut, mengakui kalau pembangunan masjid dihentikan. Alasannya, prioritas APBD untuk tahun ini mengarah pada pembanguan infrastruktur dan perbaikan jalan dan jembatan. Sedangkan untuk anggaran pembangunan sarana ibadah masyarakat diarahkan ke desa-desa pelosok yang masih sangat membutuhkan perhatian pembanguan yang cepat. “Sementara tahun ini bangunan masjid cukup dulu seperti sekarang ini, karena sudah bisa ditempati dan sudah terbangun baik. Sekarang fokus pembangunan infrastruktur, kalau untuk masjid biar yang di desa-desa dulu yang menjadi fokus perhatian,” kata Bundra Jaya.

Meskipun demikian, lanjut Bundra, penghentian pembangunan tahun ini tersebut bukan berarti penghentian final. Kedepannya, jika anggaran daerah sudah memungkinkan untuk dilakukannya membangun kembali masjid tersebut, maka akan dilanjutkan kembali. Terpisah anggota DPRD Seluma Martoni SHI mengakui ketika pembahasan ABDD 2012 waktu lalu, dewan tak memplot anggaran pembangunan masjid raya untuk tahun ini. ”Anggaran memang harus memperhatikan prioritas pembangunan. Masjid itu sementara ini kan belum banyak jamaahnya, paling yang ramaui pas Jumat-an,” katanya. Diketahui, Masjid Raya Baitul Falihin mulai dibangun sejak tahun 2008. Hingga kini sudah lebih dari separuh total anggaran digelontorkan untuk rumah ibadah tersebut. Menurut rencana awal, saat ini tahap proyek masjid tersebut tinggal membangun 5 menara dan selasar yang mengelilingi bangunan utama masjid.(444)