Proyek Pemeliharaan Jalan Bocor Rp 149 Juta

SEMIDANG ALAS, BE – Dana pemeliharaan jalan di Kecamatan Semidang Alas (SA) link Renah Gajah Mati –Talang Durian tahun anggaran 2011 dipastikan bocor Rp 149,7 juta dari total dana Rp 1,3 miliar. Modus kebocoran anggaran ini terjadi akibat pekerjaan pemeliharaan jalan kurang dari volume kontrak oleh pihak swasta penyedia barang dan jasa CV Henly Perdana.

Kerugian negara bisa terjadi dalam proyek tersebut, karena pekerjaan yang kurang volume itu tetap dibayar dengan harga volume penuh. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 150 hari kalender, mulai 20 Mei 2011 sampai dengan 17 Oktiber 2011. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Seluma menerima hasil pekerjaan pemeliharaan jalan tersebut tertanggal 12 Agustus 2011 tertuang dalam berita acara PHO nomor 01.B/BA-PHO/PU.BM/VIII/2011.

Rincian kekurangan volume fisik terdiri dari, pertama; pekerjaan tanah membentuk sayap dan loneng menurut kontrak 9,00 meter kubuk, sedangkan menurut fisik sebesar c1,45 meter kubuk. Kedua, pekerjaan perkerasan lapis pondasi bawah (LPB) kelas C adalah 3.520,00 meter kubik, sedangkan menurut fisik sebesar 3.058,85 meter kubik.
Kepala Dinas PU Seluma, Rukman Ramli BE SSos ketika dikonfrimasi, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapat laporan hasil audit BPK tersebut.

Dikatakannya, audit BPK yang dikeluarkan tanggal 11 Januari 2012 lalu, itu sudah ditindaklanjutinya dengan cara memerintahkan panitia proyek tersebut untuk memberikan klarifikasi kepada BPK.

”Sudah kita tindak lanjuti. Panitia yang bersangkutan sudah disuruh menjelaskan kepada BPK, jika memang hasil audit itu benar, maka uang kelebihan pembayaran sebesar itu harus dikembalikan ke kas daerah,” katanya.

Dibalik itu, kata Rukman, sejauh ini dirinya berspekulasi dengan agak yakin dengan audit BPK. Sehingga selajutnya dirinya akan meminta kontraktor yang sudah membawa kelebihan pembayaran tersebut untuk mengembalikan dana sebesar Rp 149 juta lebih itu. (444)