Proses Coklit Sudah 42 %

coklit
Petugas saat melakukan Coklit pemilih untuk Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Rejang Lebong.

CURUP, BE– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong masih melakukan proses pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih untuk Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Rejang Lebong. Hingga kemarin kegiatan Coklit yang dilakukan melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah selesai 42 persen.

“Data terakhir secara persentase Coklit ini sudah selesai kita laksanakan sebanyak 42 persen,” terang

Koordinator Divisi Informasi dan Data KPU Rejang Lebong, Lusiana saat dikonfirmasi Kamis (23/7) kemarin.
Dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, persentase coklit tertinggi dilaksanakan di Kecamatan Sindang Kelingi yang sudah mencapai 67 persen, kemudian disusul Kota Padang sebanyak 60 persen. Sedangkan persentase terendah ada di Kecamatan Curup Tengah dan Binduriang yang baru tercapai 30 persen.

“Ini sifatnya data sementara, besok sudah berubah lagi,” tambah Lusi.

Kemudian untuk kendala yang mereka temukan dilapangan sendiri, menurut Lusi cukup banyak mulai dari pemilih yang tidak mau di Coklit, yaitu pemilih yang dengan sengajanya tidak mau membukakan pintu bagi petugas yang akan melaksanakan Coklit. Untuk permasalah tersebut, menurutnya mereka akan melakukan berbagai upaya pendekatan agar masyarakat mau di Coklit.

Kemudian kedala lain yang mereka temukan seperti tidak ditemukanya masyarakat yang akan dicoklit hingga masih ada masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan. Kemudian letak geografis Kabupaten Rejang Lebong sendiri yang berada dipegunungan dan pebukitan juga menjadi kendala, karena menurutnya masyarakat Rejang Lebong yang akan di Coklit. Termasuk cuaca menurut Lusi juga menjadi kendala terutama hujan yang tidak diprediksi turunya.

“Meskipun ada kendala, namun itu tidak terlalu berarti dan kita menargetkan pelaksanaan Coklit ini akan selesai tepat waktu,” demikian Lusi. (ari)