Proposal Sport Center, Belum Diakomodir Pusat

foto; ist

CURUP, Bengkulu Ekspress – Rencana Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk membangun sport center di kawasan Desa Dataran Tapus Kecamatan Bermani Ulu Raya harus ditunda terlebih dahulu. Hal tersebut setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga belum mengakomodir proposal yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Adanya kepastian belum diakomodirnya usulan pembangunan sport center kepada Kemenpora tersebut, setelah Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rejang Lebong menerima surat dari Kemenpora terkait belum diakomodirnya usulan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“Untuk pembangunan , kita barusan mendapat surat tertulis dari Kemenpora yang menyatakan mereka belum bisa mengakomodir kebutuhan kita untuk pembangunan sport center di Dataran Tapus,” sampai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju SSTP MSi saat dikonfirmasi Senian (22/4) kemarin.

Namun menurut Khirdes, meskipun usulan untuk pembangunan sport center tersebut belum bisa diakomodir oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, namun pihaknya dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rejang Lebong masih terus melakukan koordinasi serta melihat peluang agar proposal yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tersebut bisa diakomodir oleh Kemenpora. “Kalau tahun ini tidak bisa diakomodir, Insya Allah tahun depan bisa diakomodir,” harap Khirdes.



Dijelaskan Khirdes, pembangunan sport center tersebut sangat diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, karena pada tahun 2020 nanti, Kabupaten Rejang Lebong akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bengkulu. Dengan dibangunnya Sport Center tersebut, maka menurut Khirdes bisa menjadi jawaban atas minimnya sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Terkait dengan belum diakomodirnya proposal pembangunan sport center di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, menurut Khirdes bisa saja karena masalah waktu pengajuan proposal, dimana saat itu Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengajukan proposal pada bulan November, sehingga menurutnya untuk pembahasan di APBN cukup panjang, namun menurutnya masih ada peluang untuk diakomodir ditahun 2020 nanti.

Di sisi lain, Khirdes juga mengaku, dalam mensukseskan tuan rumah Porprov Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong juga akan melakukan sejumlah langkah persiapan lain untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana karena menurutnya untuk memperbaiki dan memenuhi sarana dan prasarana yang ada saat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya termasuk meminta petunjuk Bupati Rejang Lebong, DR H A Hijazi SH MSi. “Untuk menyambut Porprov, terlebih lagi usulan kita ke pusat belum diakomodir, maka kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk meminta petunjuk dengan pimpinan,” papar. (251)