Progres Pekerjaan Proyek Jalan SMI di Kepahiang Rendah

Ist/BE
Dewan Kepahiang sidak jalan hotmix yang dibangun melalui pinjaman SMI.

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Progres bangunan proyek jalan hotmix yang dibiayai pinjaman SMI dinilai rendah. Pasalnya, kondisi pekerjaan tiga link jalan penghubung antar kecamatan dalam Kabupaten Kepahiang tersebut tidak mencapai target semestinya.
Hal itu diungkapkan Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada sejumlah titik proyek pekerjaan yang dibiayai pinjaman daerah PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Selasa (19/1).
Sidak dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra MSi dan sejumlah anggota Komisi 3 dan diikuti Kepala Dinas PUPR Kepahiang, Rudi Sihaloho ST.

Proyek yang dipantau pembangunan dan peningkatan jalan pusat pemerintahan-Barat Wetan Rp 23, 4 miliar oleh PT Nurangga Brother’s Putra, pembangunan jalan Paket II Cinto Mandi-Langgar Jaya-Damar Kencana Rp 18,5 miliar PT Bayu Inti Pelangi dan peningkatan jalan Renah Kurung-Batu Bandung Rp 12, 7 miliar.
Andrian menjelaskan, dari pantauan yang dilakukan pihaknya di lapangan, pekerjaan pembangunan mengalami keterlambatan.
“Progress jalan Peda-Barat Wetan ini baru 53 persen pengerjaannya, kita meminta Dinas PUPR untuk melakukan pengawasan yang ketat agar pengerjaannya selesai dalam perpanjangan kontrak ini,” jelas Andrian Defandra.

Kemudian ada 2 link pekerjaan lainnya yang telah dinyatakan putus kontra, dewan mendesak PUPR mencarikan solusinya, agar pekerjaan bisa berjalan dengan baik.
“Silahkan Dinas PUPR cari solusinya, apakah mengganti dengan pemenang kedua atau menunjuk perusahaan yang mampu,” tegas Andrian.

Sidakpun berlanjut ke lokasi pembangunan rehab wajah Pasar Kepahiang, ada beberapa bangunan dinilai belum maksimal diantaranya, banyak plapon bocor kala hujan.
Dewan pun medesak agar segera diperbaiki, kemudian menghimbau para pedagang untuk mencermati bangunan baru tersebut, jika mendapati kerusakan harap segera melaporkannya.
“Ini adalah aset kita bersama, mari sama-sama kita awasi,” tegasnya. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*