Progres Jalan Tol Bengkulu – Lubuk Linggau Tahap Pertama Capai 20 Persen

Foto IST / BE – Pengerjaan jalan tol trans Sumatera, Bengkulu – Lubuk Linggau Sumatera Selatan, pada tahap satu yakni Kota Bengkulu – Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pengerjaan jalan tol trans Sumatera, Bengkulu – Lubuk Linggau Sumatera Selatan, pada tahap satu yakni Kota Bengkulu – Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah sudah mencapai 20 persen. Hal itu diakui Koordinator Legal & Humas PT Hutama Karya Infrastruktur Chandra Irawan, usai menyalurkan bantuan APD di RSMY, Jumat (24/4).

Dijelaskan Chandra, dari panjang ruas jalan tol seksi satu yakni 17,6 kilometer, baru sekitar delapan kilometer yang telah dibuka dan mulai dikerjakan. Sementara pembebasan lahan kurang lebih sudah 8 KM yang dibuka.

“Untuk progres pelaksanaan pembangunan jalan tol Bengkulu, Curup, Lubuk Linggau tahap satu Bengkulu – Taba Penanjung sekarang berkisar 20 persen sudah berjalan,” ujar Chandra.

Chandra mengatakan, target pengerjaan jalan tol tahap pertama Kota Bengkulu – Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah sepanjang 17,6 kilometer ini selesai pada 2021 mendatang. Sedangkan secara keseluruhan pengerjaan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 95.8 kilometer ini ditargetkan selesai pada 2022 mendatang.

Menurut Chandra, pengerjaan jalan tol Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu ini terbagi menjadi tiga seksi yakni tahap satu Bengkulu–Taba Penanjung (17,6 km), seksi dua Taba Penanjung–Kepahiang (23,7 km) dan seksi 3 Kepahiang–Lubuk Linggau (54,5 km).

Ruas tol ini merupakan bagian dari pembangunan jalan tol trans sumatera koridor Palembang – Bengkulu yang terdiri dari ruas tol Sp. Indralaya–Muara Enim (119 km), ruas tol Muara Enim–Lubuk Linggau (114,5 km) dan ruas tol Lubuk Linggau–Bengkulu (95,8 km).

“Ketiga ruas jalan tol ini merupakan perluasan dari ruas Palembang–Sp. Indralaya sepanjang 22 km yang telah beroperasi sejak 2018 silam. Pengerjaan jalan tol di Bengkulu ini tidak seperti di daerah lain, dimana pemerintah daerah dan masyarakatnya begitu mendukung dan itu sangat membantu jalan tol ini supaya bisa segera selesai,”pungkasnya.

Selain itu, ditengah pandemi covid-19 Chandra memastikan pengerjaan jalan tol tetap dilanjutkan, namun dengan mematuhi protokol keselamatan dan pencegahan penularan covid-19.

“Pembangunan tol ini terus berlanjut, karena, demi kemajuan Provinsi Bengkulu jadi pembangunannya tetap harus dikebut tapi tetap mematuhi protokol covid-19,” tutupnya.(HBN)