Program Rp 100 Juta/desa Jadi Prioritas SAHE


Ary/BE
Bupati dan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Rejang Lebong bersama staf ahli gubernur yang hadir dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Rejang Lebong tahun 2022 yang dilaksanakan Kamis (24/3).

CURUP,bengkuluekspress.com – Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah SH menyebutkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan(Musrenbang) RKPD 2022, seluruh program yang ditawarkan dalam kampanye beberapa waktu lalu menjadi skala prioritas.
Namun menurut Hendra dari seluruh program tersebut, yang paling menjadi skala prioritas untuk dilaksanakan ditahun 2022 mendatang adalah program bantuan Rp 100 juta/desa dan kelurahan.
“Semua program yang ada di visi dan misi pasangan SAHE adalah prioritas, namun yang paling prioritas kita perjuangkan adalah bantuan Rp 100 juta per desa dan kelurahan,” terang Hendra usai kegiatan Musrenbang, Rabu (24/3).

Dijelaskan Hendra, program Rp 100 juta per desa dan kelurahan tersebut menjadi prioritas mereka. Karena menurutnya pandemi Covid-19 yang saat ini tengah berlangsung membuat prekonomian masyarakat menurun. Maka dengan adanya bantuan Rp 100 juta per desa dan kelurahan tersebut diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam merealisasikan program tersebut, menurut Hendra pihaknya sudah melakukan kaji banding ke daerah Sumatera Selatan. Dimana dalam kaji banding ke daerah yang telah lebih dahulu menjalankan program tersebut, pihaknya sudah mendapat formulasi untuk program tersebut.
“jadi nanti program ini akan kita masukkan dalam ADD dengan Perbub dan namanya bantuan khusus bupati. disitu nanti semuanya akan mendapatkan sama dan laporan pertanggungjawabannya akan sama,” papar Hendra.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, Drs Syamsul Effendi MM mengungkapkan, dalam Musrenbang yang sebelumnya dilaksanakan ditingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan. Permintaan pembangunan yang disampaikan masyarakat sangat banyak. Namun menurut Syamsul dalam Musrenbang tingkat kabupaten kemarin pihaknya tetap mengusulkan berdasarkan skala prioritas sesuai dengan visi dan misi pasangan Syamsul Hendra serta menyesuaikan dengan keuangan daerah.
“Keinginan masyarakat banyak, namun tentunya kita tetap mengacu kebutuhan dan skala prirotas serta visi dan misi SAHE, sehinga itu yang kita perjuangkan dan itu yang akan menjadi rencana kerja masing-masing OPD,” terang Syamsul.

Disisi lain, Gubernur Bengkulu yang diwakilkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hj Oslita SH MH berpesan agar dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Rejang Lebong tersebut, program-program pembangunan yang disusun sesuai dengan potensi yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
“Selain itu, dalam penyusunan program perlu adanya singkronisasi rencana pembangunan di Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan untuk pembangunan di Rejang Lebong pada tahun 2021 ini anggaran yang disiapkan dari APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp 41 miliar. Sedangkan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 191 miliar.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*