Program Ausbildung Diminati

CURUP, Bengkulu Ekspress – Program Ausbildung yaitu kuliah sambil bekerja di Jerman saat ini mulai diminati oleh Masyarakat Rejang Lebong. Semakin diminati program tersebut seiring dengan semakin diketahuinya masyarakat terkait dengan program Ausbildung yang digagas Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut.

“Saat ini program Ausbildung atau kerja sambil kuliah di Jerman sudah semakin diminati masyarakat Rejang Lebong,” sampai Kepala Seksi Informasi pasar Kerja (IPK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rejang Lebong, Sakdes.

Menurut Sakdes, semakin diminati program Ausbildung setelah adanya salah satu masyarakat Rejang Lebong yaitu Yugo Puspito alumni SMKN 3 Rejang Lebong tahun 2018 yang saat ini sudah mengikuti program Ausbildung sejak Bulan Juni lalu.”selain ada satu yang sudah mengikuti program Ausbildung, saat ini ada tujuh warga Rejang Lebong yang tengah mengikuti kursus bahasa Jerman untuk mengikuti program tersebut,” paparnya.

Selain ada tujuh orang yang sudah masa persiapan, saat ini juga menurut Sakdes ada lima orang warga Rejang Lebong yang baru mendaftar untuk mengikuti progam yang mulai di kenalkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bengkulu dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rejang Lebong tersebut.

Lebih lanjut Sakdes menjelaskan, mereka yang bisa mengikuti program Ausbildung tersebut adalah para remaja yang baru tamat dari SMA atau SMK . Mereka yang mendaftar untuk melanjutkan pendidikan setingkat Diploma III (DIII) di Jerman. Tak hanya kuliah, saat di Jerman mereka juga sambil bekerja.

“Rentang usia untuk mengikuti program ini yaitu 18 sampai 30 tahun, kemudian tamatan SMA sederajat dan mengambil formulir di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KAbupaten Rejang Lebong,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pendaftar akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 25 juta. Dana tersebut menurutnya akan digunakan untuk keperluan kursus bahasa jerman, biaya administrasi pendidikan sebelum berangkat ke Jerman dan biaya lainnya. Dimana tahapan sebelum berangkat ke Jerman tersebut berkisar antara 8 sampai 10 bulan.

Untuk kegiatan kursus bahasa Jerman sendiri, menurut Sakdes saat ini masih dilakukan di Kota Bandung Jawa Barat, hanya saja menurutnya bila nanti peserta yang mendaftar mencapai minimal 40 orang, maka kursus bahasa Jerman tersebut bisa dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong.

Disisi lain, Sakdes mengungkapkan, program Ausbildung ini sangat bagus untuk masyarakat Rejang Lebong khususnya lulusan SMA sederajat yang masih bingung untuk melanjutkan pendidikan.

Dalam pelaksanaanya mereka akan menimba ilmu selama tiga tahun di Jerman sembari bekerja dengan gaji perbulannya sekitar Rp 6 juta. Gaji Rp 6 juta perbulan tersebut, menurutnya akan mereka terima bersih karena mereka tidak akan membayar uang kuliah ataupun uang makan sehari-hari.(251)