Produksi Padi Bengkulu Tahun Ini Diperkirakan Melesat

Foto IST/ BE – Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Jumlah produksi padi tahun ini diperkirakan naik
49,47 persen dibanding tahun lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bengkulu memperkirakan produksi gabah kering giling (GKG) tahun ini naik menjadi 139.084 ton GKG, lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya
93.051 ton GKG.

“Potensi produksi padi pada subround Januari-April 2021 diperkirakan sebesar 139.084 ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 46.033 ton atau 49,47 persen dibandingkan subround yang sama pada 2020 yang sebesar 93.051 ton GKG,” kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal dalam keterangan resminya, Senin (1/3).

Rizal mengungkapkan, ada tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari hingga April 2021 yakni Kabupaten Lebong, Bengkulu Selatan, dan Seluma.

“Sedangkan, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah pada periode yang sama adalah Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Rizal menjelaskan, luas panen padi pada 2020 sebesar 64.137 hektar, mengalami penurunan sebanyak 270 hektar atau 0,42 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 64.407 hektar. Sementara itu, luas panen padi pada Januari 2021 mencapai 2.683 hektar, dan potensi panen sepanjang Februari hingga April 2021 diperkirakan seluas 26.870 hektar.

“Dengan demikian,total potensi luas panen padi pada subround Januari-April 2021 mencapai 29.553 juta hektar, mengalami kenaikan sekitar 10.244 hektar atau 53,05 persen, jika dibandingkan subround Januari- April 2020 yang sebesar 19.309 hektar,” ujarnya.

Ia menambahkan, produksi beras pada Januari 2021 sebesar 8.028 ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2021 sebesar 71.668 ton beras. Maka potensi produksi beras pada subround Januari-April 2021 diperkirakan mencapai 79.695 ton beras mengalami kenaikan sebesar 26.377 ton atau 49,47 persen, jika dibandingkan dengan produksi beras pada subround yang sama pada 2020 yang sebesar 53.318 ton.(HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*