Produksi Ikan Olahan 3 Ton Per Bulan

IKAN - Kepala DKP Benteng
Baki/Bengkulu Ekspress. IKAN : Kepala DKP Benteng saat menujukan salah satu produksi ikan hasil olahan yang dibuat oleh kelompok pengolah ikan.

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Produksi olahan hasil perikanan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus mengalami peningkatan. Bahkan, ditahun 2016 ini hasil olahan ikan yang dilakukan oleh pelaku usaha kecil maupun pengusaha mencapai 3,437 perbulan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Benteng, Anzori Tawakal, kepada BE, kemarin. “Kabupaten Benteng memiliki potensi hasil laut yang melimpah. Dalam satu bulan saja, kita mampu mengolah hasil tangkapan ikan mencapai 3 ton dalam setiap bulan” jelas Anzori.

Hasil olahan yang diciptakan pun beraneka ragam sesuai dengan kelompok pengelola. Dimulai dari pengolahan ikan asin, ikan teri, ikan asap hingga pengolahan ikan menjadi abon.
Peningkatan hasil produksi ini tentu saja tak terlepas dan kreatifitas masyarakat yang selalu berinovasi menciptakan trobosan baru dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sebab itu, pemerintah daerah (pemda) melalui DKP Benteng akan selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar hasil produksi olahan ikan lebih meningkat dan menembus pasar internasional.

“Hingga saat ini kita memiliki sebanyak 37 kelompok pengolah dan pemasaran ikan tangkapan. Kita tentunya akan terus melakukan sinergisitas agar usaha yang dilakukan masyarakat selalu mengalami peningkatan,” tambahnya.

Masih kata Anzori, berdasarkan letak geografis Kabupaten Benteng, hanya satu kecamatan memiliki potensi ikan hasil olahan ini, yakni Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng yang memang berlokasi di sekitar pesisir pantai.

Sebab itu, ia mengharapkan agar masyarakat tetap menanamkan kesadaran menjaga ekosistem alam guna mencegah berkurangnya hasil tangkapan nelayanan.

“Selain ke kabupaten tetangga dan kota Bengkulu, hasil olehan ikan yang kita miliki sudah mencapai ke provinsi tetangga. Bahkan, mereka (pembeli) sengaja datang ke kelompok pengolah untuk kembali dijual atau sekedar untuk dikonsumsi. Sebab itu, kelestarian laut harus tetap dijaga agar Kabupaten Benteng lebih dikenal sebagai penyumpai ikan hasil olahan,” tandasnya.(135)