Pribadi Anak Ditentukan Pola Asuh

ASRI/Bengkulu Ekspress SOSIALISASI: ketua TP PKK Bengkulu Selatan saat sosialisasi perlindungan anak di Desa Tebat Kubu, Kota Manna, Kamis (11/4).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – ketua Tim penggerak PKK Bengkulu Selatan (BS) Ny Lena Gusnan mengatakan anak merupakan aset masa depan. Oleh karena itu apakah anak-anak tersebut menjadi generasi yang berkualitas atau tidak, faktor penentu utama adalah dalam lingkup keluarga.

“ Mau bagaimana anak kita nanti tergantung bagaimana pola asuh yang kita lakukan,” katanya saat sosialisasi per pengasuhan positif dalam rangka perlindungan anak di Desa Tebat Kubu, Kota Manna, Kamis (11/4).

Lena menambahkan, orang tua merupakan faktor utama penentuan kepribadian anak. Sebab sejak bayi hingga dewasa, orang tuanya yang paling sering berinteraksi dengan anak. Oleh karena itu, jika pola asuh yang dilakukan salah, maka anak-anak akan memiliki kepribadian menyimpang. “ Asuhlah anak kita dengan cara yang benar, agar menjadi anak yang baik,” ujarnya.



Lena menjelaskan, pola asuh yang benar terhadap anak yakni pengasuhan yang berdasarkan kasih sayang, saling menghargai, membangun hubungan yang hangat dengan buah hati, saling membangun serta mefasilitasi tumbuh kembang anak. Selain itu juga memberikan penghargaan, pemenuhan dan perlindungann terhadap hak-hak anak serta mengedepankan kepentingan terbaik buat anak.

“ Para orang tua harus memberikan lingkungan yang bersahabat dan ramah sehingga anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Lena mengingatkan agar para orang tua tidak melakukan pola asuh yang salah seperti suka menghardik, tidak menghargai, suka menyalahkan, sering bertengkar. Sehingga berada di rumah atau di dekat kita membuatnya tidak nyaman, akibatnya mereka akan keluar rumah. Pada akhirnya mereka bisa bergaul pada teman yang salah. Pergaulan yang salah ini bisa berakibat patal bagi anak-anak. Sebab akan menjadikan mereka generasi yang menyimpang, seperti suka mabuk-mabukan, pelaku kriminal dan terlibat pergaulan bebas. “ Orang tua harus menjadi tauladan bagi anaknya, jadikan anak betah berada di sisi kita dan selalu rindu ingin berada di rumah,” terang Lena. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*