Preman Pasar Tujah Pemuda

GADING CEMPAKA, BE – Pasar yang ada di Bengkulu, terutama Pasar Panorama rupanya menjadi tempat mangkal para preman. Parahnya lagi preman pasar acap melakukan aksi kekerasan terhadap pengunjung pasar. Seperti kekerasan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dinihari kemarin. Tiga preman menujah pemuda yang kebetulan lewat di pasar itu, tepatnya di lokasi TPR (Tempat Pemungutan Retribusi).

Korbannya Betro Pinago (22) warga Kelurahan Pagar Dewa beserta 2 rekannya Ari, dan Andri. Korban Betro Penago mengalami luka tusuk dibagian kepala. Akibat ditujah menggunakan pisau oleh 3 preman pasar itu. Sementara 2 rekan korbanselamat, karena berhasil kabur dari kejaran para pelaku.

Kejadian ini sendiri telah dilaporkan korban ke Polda Bengkulu. Didampingi oleh saksi Ari dan Andri. Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs AJ Benny Mokalu SH, melalui Kabid Humas, AKBP Heri Wiyanto SH membenarkan telah menerima laporan tersebut. Saat ini pelaku masih dalam proses lidik, dan pemeriksaan terhadap saksi  terus dilakukan.

Kronologis kejadian, saat mau pulang ke rumahnya korban Betro Penago dan 2 rekannya Ari, dan Andri melewati Jalan di Pasar Panorama tersebut. Saat  melintas di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mereka didatangi oleh 3 orang tak dikenal. Kemudian dengan kasarnya pelaku mengatakan,”Ngapo nengok aku melotot.”
Tidak mau terjadi keributan, korban beserta rekannya pun langsung meninggalkan lokasi. Mereka langsung berlari menyebar.

Namun ternyata ketiga pelaku emosi dan langsung mengejar ketiga korban yang berlari menyelamatkan diri itu. Ketiga preman itu mengejar para korban sambil membawa senjata tajam. Naas bagi korban Betro Pinag, lari kakinya tidak begitu cepat. Sehingga ia pun bisa dikejar oleh salah satu pelaku.

Begitu berhasil menangkap korban, pelaku pun dengan emosinya menyabetkan senjata tajam berupa sebilah pisau ditangannya ke kepala korban.

Seketika kepala korban pun langsung terluka dan mengeluarkan darah. Melihat korbannya bersimbah darah, pelaku lalu langsung melarikan diri. Sementara teman korban dan warga sekitar yang melihat kejadian itu, langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat. (160)