PPP Coret Cagub Tak Ikut Fit And Proper Test

FOTO HENDRIK/BE – Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu M. Nasir Jahiyah S.Sos berfoto bersama bakal calon Gubernur Bengkulu Dr. (Hc) H.Ahmad Hijazi usai melaksanakan Fit and Proper Test di DPW PPP, Kamis (27/2).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – DWP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan bersikap tegas terhadap kandidat yang tidak mengikuti tahap fit and proper test penjaringan Cagub dan Cawagub DPW PPP Provinsi. Hal itu ditegaskan Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu M. Nasir Jahiyah S.Sos, yang saat ini PPP masih melaksanakan fit and proper test.

“Baru Helmi dan Hijazi yanf ikut fit and proper test di PPP. Bagi yang tidak ikut maka kita coret karena hari ini merupakan hari terakhir jadwal fit and proper test di PPP,” ungkap Nasir Jahiyah, usai melakukan fit and proper Test, Kamis (27/2).

Dikatakan Nasir, ada 8 orang kandidat bakal calon Gubernur Bengkulu yang mengambil formulir pendaftaran di Partai berlambang ka’bah tersebut. Kedelapan kandidat bakal calon tersebut sudah dikirimkan undangan untuk mengikuti fit and proper test di PPP. “Ada petahana Gubernur Rohidin yang kabarnya akan mengikuti fit and proper test tetapi hingga saat ini belum juga datang,” ujarnya.

Sebelumnya kandidat Cagub Dr. (Hc) H.Ahmad Hijazi ditemui usai fit and proper tes, berkomitmen untuk pembangunan Provinsi Bengkulu. Saat fit and proper tes dengan pimpinan DPW PPP dirinya akan melakukan pembangunan berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat.

“Ada 4 komitmen yang saya tekankan saat fit and proper test hari ini,” tegas Hijazi.

Pertama, lanjut Bupati Rejang Lebong itu, memberikan pakaian sekolah kelas I-IX diberikan pakaian seragam sekolah. Jika dirinya menjadi gubernur, maka nanti seluruh anak-anak SD dan SMP yang baru masuk sekolah akan diberikan seragam secara gratis.

Selanutnya, untuk SMA sekarang banyak yang putus sekolah, tidak mampu untuk bayar SPP. Jadi nanti anak-anak se Provinsi Bengkulu tidak boleh yang tidak tamat SMA, harus diberikan SPP gratis.

Kemudian, ada program berobat gratis dan dilakukan seleksi untuk memberikan umroh gratis bagi masyarakat dengan ketentuan-ketentuan.

“Di Rejang Lebong pada tahun 2017 sudah memberangkatkan 30 orang, tahun 2018 sebanyak 50 orang, tahun 2019 saya sendiri yang memimpin sebanyak 100 orang dan tahun ini April nanti akan diberangkatkan 100 orang,” tutup Hijazi. (HBN)