PPK dan PPS Kota Padang Rejang Lebong Tetap Gajian

Ary/BE
Ketua KPU Rejang Lebong bersama jajarannya saat berkoordinasi dengan Bupati Rejang Lebong terkait dengan pembayaran gaji PPK dan PPS Kota Padang, Selasa (8/9).

CURUP, bengkuluekspress.com – Pasca kejadian dirampoknya sekretaris dan bendahara PPK Kota Padang setelah mengambil uang gaji di BRI Unit Pat Petulai. KPU Rejang Lebong memastikan bahwa PPK dan PPS di Kecamatan Kota Padang tetap akan menerima gaji.
“Pasca musibah perampokan yang dialami sekretaris dan bendahara PPK Kota Padang dan uang gaji PPK dan PPS sebesar Rp 90,850 juta dibawa para pelaku, kita pastikan bahwa PPK dan PPS di Kecamatan Kota Padang akan tetap gajian,” ungkap Ketua KPU Rejang Lebong, Drs Restu S Wibowo usai melakukan koordinasi dengan Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi di rumah dinas Bupati Rejang Lebong Selasa (8/9).

Meskipun gaji PPK dan PPS tersebut akan tetap dibayar, Restu memastikan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Karena menurut Restu jangan sampai hal tersebut nanti justru menganggung tahapan Pilkada serentak 2020 di Kecamatan Kota Padang.
Kemudian terkait dengan kunjungannya ke Bupati Rejang Lebong bersama sejumlah komisioner lainnya, Restu mengaku untuk melakukan koordinasi dan izin dengan bupati karena menurutnya uang yang akan digunakan untuk membayar gaji PPK dan PPS tersebut adalah uang yang bersumber dari NPHD Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Tadi sudah kita sampaikan dengan pak bupati dan nanti pak bupati akan menyampaikan dengan TAPD,” terang Restu.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi sudah meminta KPU Rejang Lebong untuk membayar honor PPK dan PPS di Kecamatan Kota Padang. Menurut bupati honor mereka wajib dibayar, selain karena memang hak mereka juga dikhawatirkan akan mengganggu tahapan Pilkada serentak di Kabupaten Rejang Lebong.
“Wajib dibayar honornya, saya sudah minta tadi bayar dulu honor mereka nanti administrasinya menyusul,” ungkap bupati.
Dijelaskan bupati, apa yang dialami oleh sekretaris dan bendahara PPK Kota Padang tersebut adalah musibah, bahkan dalam kejadian tersebut tak hanya uang gaji yang hilang salah satu korban mengalami luka tembak dan sepeda motor yang mereka gunakan juga berhasil dibawa kabur para pelaku. Bahkan tak hanya meminta agar honor tetap dibayar, bupati juga meminta agar KPU juga memberikan santunan sesuai dengan aturan yang berlaku di KPU Rejang Lebong.

Seperti diketahui sebelumnya, Jumat (4/9) sekretaris dan bendahara PPK Kota Padang menjadi korban perampokrkan di dekat jembatan Napal Lung Desa Guru Agung Kecamatan PUT Kabupaten Rejang Lebong usai mengambil uang gaji petugas Adhoc Kecamatan Kota Padang. Korban yaitu Saidi Ali (48) warga Dusun 2 Bunga Tanjung Desa Derati Kecamatan Kota Padang yang merupakan sekretaris PPK Kota Padang bersama Saiful Efendi (54) wara Desa Lubuk Mumpu Kecamatan Kota Padang yang merupakan bendahara PPK Kota Padang. AKibatkan kejadian tersebut Saidi Ali mengalami luka tembak dipaha kiri, kemudian sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp 90,850 juta berhasil dibawa para pelaku.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*