Potensi Zakat Rp 3,5 M

foto: Drs H Mukhtaridi Bainuri MM
foto: Drs H Mukhtaridi Bainuri MM

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu menargetkan pengumpulan zakit tahun ini mencapai Rp 3,5 miliar. Potensi zakat cukup besar ini, diambil dari zakat mal atau harta dan zakat fitrah di bulan ramadan.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Drs H Mukhtaridi Bainuri MM mengatakan, sampai dengan Mei tahun ini, Baznas telah berhasil mengumpulkan zakat sebesar Rp 2,03 miliar.

“Alhamdulilah pengumpulan zakat kita sudah sampai Rp 2,03 miliar dan ini akan bertambah lagi,” ujar Mukhtaridi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Dijelaskannya, zakat yang telah terkumpul saat ini diambil dari berbagai pihak. Mulia dari vertikal, Pemerintah Daerah (Pemda), perusahaan dan perorangan. Namun demikian, dari perusahaan masih cukup kecil, hanya ada 2 perusahaan yang memberikan zakat. “Zakat ini juga sudah mulai kita salurkan kepada orang yang membutuhkan,” paparnya.

Sementara ini, Baznas sudah menyalurkan zakat itu sekitar Rp 356,2 juta. Penyalurannya diberikan kepada fakir miskin maupun yatim piatu. Mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan hingga pemberiaan sembako. Penyaluran ini akan terus diberikan. Setidaknya ada sekitar Rp 575,2 juta yang bakal akan disalurkan. “Penyalurannya rutin kita lakukan, setiap bulan dengan berbagai kegiatan,” tambah Mukhtaridi.

Mukhtaridi mengatakan, sebenarnya target tahun ini sebesar Rp 3,5 miliar itu masih terlalu kecil.

Sebab, tahun lalu Baznas sudah bisa mengumpulkan zakat sekitar Rp 4,5 miliar. Rendahnya target itu, lantaran dari pihak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bengkulu belum menyalurkan zakat pada tahun ini. Padahal tahun lalu, zakat yang diberikan setiap bulannya dari Rp 113 juta sampai Rp 125 juta.

“Kita juga belum tau kenapa berhenti. Mudah-mudahan kita berharap bisa dilanjutkan lagi,” ungkapnya.

Meski demikian, target yang telah ditetapkan akan tetap bisa direalisasikan. Sebab, zakat dari PNS bisa digenjot tahun ini. Mengiat Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2017 tentang nomenklatur telah selesai dilakukan revisi disetiap OPD. “Dari PNS kita genjot lagi. Mudah-mudahan bisa direalisasikan target tahun ini,” pungkas Mukhtaridi. (151)

PENYALURAN ZAKAT BULAN RAMADAN TAHUN 2018

A. TERLAKSANA

ORGANISASI ASNAF PROGRAM BANTUAN PENERIMA JUMLAH
Komisi PPRK MUI Fakir Miskin Pendidikan Uang 100 orang Rp 23 juta
Dharma Wanita Persatuan Fakir Miskin Dhuafa Sembako 313 orang Rp 78,2 juta
PW Aisyah Bengkulu Fakir Miskin Lansia Sembako 200 juta Rp 50 juta
Santuan Rumah Bulanan – – – 79 orang Rp 130 juta
MA Mambahul Ulum – – Pendidikan Uang 320 orang Rp 75 juta
JUMLAH – – – – Rp 356,2 juta

B. AKAN DISALURKAN

ORGANISASI ASNAF PROGRAM BANTUAN PENERIMA JUMLAH
BKOW Fakir miskin Kesehatan Uang 17 orang Rp 5,2 juta
Guru ngaji – – Uang 200 orang Rp 100 juta
Kemenag Fakir miskin Dhuafa Uang 200 orang Rp 50 juta
Yakesma Fakir miskin Dhuafa Uang 99 orang Rp 14,8 juta
PW Fatayat NU Fakir miskin Dhuafa Uang 69 orang Rp 17,2 juta
PW Fatayat NU Fakir miskin Yatim piatu Uang 27 orang Rp 5,4 juta
Masjid Raya Baitul Izzah – – Uang 16 orang Rp 4 juta
Rumah Tahfiz Umur Quran – – Uang 4 orang Rp 1 juta
Janda Fakir miskin Dhuafa Sembako 50 orang Rp 12,5 juta
Masjid Raya Baitul Izzah – Buka bersama Uang 600 orang Rp 9 juta
TOTAL Rp 575,2 juta

PENERIMAAN ZAKAT SAMPAI MEI 2018

PENGUPULAN ZAKAT JUMLAH MUZAKI
-Vertikal Rp 436,8 juta 9 UPZ
-Pemda Rp 1,2 miliar 27 UPZ
-Perusahaan Rp 44,7 juta 2 Perusahaan
-Perorangan Rp 282,8 juta 113 orang
TOTAL Rp 2,03 miliar