Potensi Pantai Bengkulu Miliki Ombak Kelas Dunia, Cocok untuk Surfing

Meskipun hampir sepanjang wilayah Provinsi Bengkulu berada di garis pantai, namun olah raga selancar atau surfing selama ini belum menjadi sebuah trend di kalangan warga Provinsi Bengkulu. Hanya segelintir anak muda yang suka melakukan olah raga yang menantang bahaya itu. Namun sejak kedatangan beberapa orang surfer asal Provinsi Bali yang notabene merupakan surfer profesional, apakah olah raga ini akan dilirik warga Bengkulu termasuk pemerintah sebagai ajang promosi wisata? Simak laporannya.

Jefri, Kota Bengkulu

Kedatangan sufer asal Bali diantaranya Muklis Anwar (29) dan Robi (43) khusus untuk melihat lebih dekat potensi ombak di pesisir pantai Bengkulu, ternyata membawa angin segar bagi dunia olah raga surfing di Bengkulu.
Pasalnya, mereka menilai jika sejumlah spots ombak di pesisir pantai Bengkulu berkelas dunia, dan sangat layak dipromosikan ke dunia luar. Perkataan surfer Bali ini bukan sekedar ingin memuji semata, namun mereka sudah mengetes sejumlah ombak di pesisir pantai Kota Bengkulu.
Ditemani surfer lokal yang tergabung dalam TPSC (Tapak Paderi Surf Club), surfer Bali mencoba berdiri di atas papan selancar di kawasan Pantai Panjang Bengkulu dan Pantai Samudera Ujung. Mereka sangat terkejut dan senang, karena ketinggian ombak di kedua pantai itu (Pantai Panjang dan Samudera Ujung) bisa mencapai 5 meter.
Beberapa kali para peselencar itu jungkir balik digulung ombak. Bahkan papan selancar milik salah satu surfer patah dua akibat gulungan ombak tersebut. Usai berselancar sekitar 1 jam, hanya satu kata yang terlontar dari mulut mereka yang mengatakan jika ombak pantai di Bengkulu bagus dan bagus sekali. “Waduh ombak di sini jauh lebih bagus ketimbang di Jimbaran. Ditambah lagi akses menuju lokasinya cepat,” ujar Muklis saat di wawancarai salah satu TV lokal Bengkulu.
Sedangkan untuk kawasan Samudera Ujung, Muklis mengatakan, ombaknya menantang serta banyak spots surfing di lokasi itu. ” Ini merupakan sebuah investasi dan magnet bagi Provinsi Bengkulu untuk menarik wisatawan manca negara maupun domestik. Semestinya pemerintah harus lebih mempromosikan ombak di Bengkulu dengan mengandeng surfer lokal seperti TPSC,” terangnya
Selain itu, ia mengatakan, pemerintah harus lebih bisa untuk mengembangkan olah raga air ini dengan cara menggelar banyak event di pantai Bengkulu, seperti kontes surfing di tingkat nasional. Ini pernah dilakukan oleh Mentawai. Dengan kegiatan itu ia menjamin akan mendatangkan pendapatan baik bagi warga setempat serta perhotelan yang ada di Kota Bengkulu.
Sedangkan keuntungan bagi pemerintah, olah raga surfing ini dapat mengangkat wisata Bengkulu ke tingkat nasional. “Kami harapkan dengan kegiatan promosi dalam bentuk ini dapat mempromosikan Bengkulu sebagai spotsnya bermain surfing selain Bali,” demikian Muklis.(**)