Positif Covid-19 Dirawat ke RS

JEFRY/BE
Bupati Seluma memberikan bantuan berupa uang tunai kepada warga.

SUKARAJA, Bengkuluekspress.com – Sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, kemarin pukul 23.00 WIB satu orang pasien positif Covid-19 berusia 57 tahun, akhirnya dibawa ke rumah sakit di Kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis lebih lanjut. Pasien mengalami sakit dada dan sesak nafas.

“Malam tadi tim sudah membawa pasien yang sempat tidak jujur ini ke rumah sakit rujukan untuk di rawat lebih lanjut,” tegas Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH, kepada BE.

Diketahui pasien tersebut mengalami gejala sedang, berupa sesak nafas dan nyeri di dada, sehingga petugas medis dari Dinkes Seluma yang melakukan pengecekan pada Rabu (13/5) malam, memutuskan untuk membawa pasien tersebut ke Bengkulu dengan protokoler kesehatan yang diatur. “Keluhannya mengalami sesak dan ditetapkan ke dalam gejala sedang” jelasnya.

Sementara itu untuk satu pasien lagi yang berusia 29 tahun, masih menjalani masa isolasi mandiri di rumahnya dan tidak mengalami gejala. Namun tetap dalam pemantauan tim medis serta tetap diharapkan tidak keluar dari rumah. “Untuk yang satu lagi masih di rumah menjalani isolasi mandiri, karena tidak ada gelaja,” jelas Bundra.

Adapun pasien yang dibawa ke rumah sakit rujukan di Bengkulu tersebut, sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Provinsi Jawa Timur. Namun riwayat perjalanan tersebut baru terungkap setelah petugas medis memintanya jujur.

Pemkab Seluma Salurkan Bantuan 9.552 KPM
Sementara itu, kemarin Pemerintah Kabupaten Seluma, secara simbolis telah menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp 400 ribu per KPM dengan total anggaran Rp 3,8 M dari APBD Seluma, yang digunakan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Seluma.

“Ini berdasarkan mereka yang belum mendapatkan bantuan dari program yang ada dan data yang kita terima dari desa dan kelurahan, bahwa yang menerima bantuan dari sumber APBD sebanyak 9.552 KPM,” sampai Bupati Seluma, Bundra Jaya SH MH, kemarin.

Penerima bantuan tersebut, nantinya akan diupayakan secara merata. Sehingga jika memang masih belum terdata semua, diharapkan perangkat desa harus aktif dalam memberikan sumber data yang tepat kepada Dinas Sosial.

“Kita akan upayakan, semua masyarakat Seluma yang terdampak dan memang kurang mampu. Akan kita berikan bantuan melalui dana APBD dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Seluma, Herman mengatakan, bahwa yang mendapatkan bantuan Covid-19 pada hari ini, merupakan masyarakat Seluma yang tidak termasuk dalam data penerima bantuan dari Pemerintah Pusat. “Jadi yang menerima tersebut, memang tidak masuk untuk yang menerima BPNT, PKH dan bantuan Pemerintah Pusat lainnya,” jelasnya.

Sedangkan untuk memberikan bantuan kepada 9.552 KPM tersebut, Pemerintah Kabupaten Seluma telah menggelontorkan dana Rp 3,8 milyar. Dana tersebut merupakan hasil refocusing dari APBD Seluma, yang memang dilakukan untuk pembiayaan Covid 19. “Kita sudah usulkan Rp 3,8 Milyar. Yang mana akan disalurkan kepada 9.552 KPM,” tutupnya. (333)