Pos Pam di Kawasan Rawan Bencana

–fto Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Supratman–

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Untuk menghadapi arus mudik dan balik saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah mendatang. Polda Bengkulu sudah mulai menyusun rencana berkaitan dengan pengamanannya. Salah satu titik fokusnya mendirikan pos pengamanan (Pos Pam) di kawasan perbatasan dan rawan bencana.

Hal itu langsung dikatakan Kapolda Bengkulu Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Pol Drs Supratman MH kepada BE kemarin (17/5). Kapolda mengatakan, “Ini sudah kita rancang sebelumnya, yang paling utama nyakni kawasan perbatasan yang sering dijadikan lokasi kriminalitas dan satu lagi kawasan rawan bencana.”

Dibeberkan Kapolda, sekarang ini Provinsi Bengkulu rawan bencana banjir dan tanah longsor, mengingat beberapa waktu lalu dahsyatnya bencana banjir dan longsor yang melanda Bengkulu menjadi pertimbangan untuk diantisipasi terutama kawasan Bengkulu Tengah (Benteng) dan Kaur.

“Perlu kita antisipasi juga berkaitan dengan antisipasi bencana banjir dan longsor karena pasti arus mudik lebaran sangat padat nantinya, oleh sebab itu persiapan pun sudah kita lakukan dari sekarang,” kata Kapolda.

Kapolda menjelaskan, nantinya di kawasan yang dianggap rawan bencana banjir dan longsor serta rawan kriminalitas didirikan beberapa pos pengamanan dan pelayanan. Polisi juga berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas PUPR untuk menyediakan alat berat yang diletakkan tak jauh dari lokasi itu.

“Sehingga bila terjadi bencana longsor misalnya bisa cepat dievakuasi dengan alat berat dan jika terjadi aksi kriminalitas seperti pencurian dan perampokan anggota bisa segera melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku,” demikian beber Kapolda.

Penetapan berapa pos pengamanan dan pelayanan akan dibentuk minimal H-7 lebaran hingga H + 5 lebaran, baik Pos Pam dan Yan tidak jauh berbeda seperti tahun 2018 lalu. Jika dilihat masih kurang maka nantinya ditambah lagi. (529)