Polsek PUT Tangkap Buronan dari Jambi

Jajaran Polsek PUT dan tim gabungan dari Polda jambi saat mengamankan buronan dari jambi pada Minggu (1/3) malam

CURUP, Bengkulu Ekspress – Jajaran Unit Reskrim Polsek PUT berhasil mengamankan buronan dari Kota Jambi yang lari ke wilayah Polsek PUT.

Buronan yang juga terduga pelaku pembunuhan yang diamankan jajaran polsek PUT bersama Gabungan dari Resmob Polda Jambi, Jatanras Polresta Jambi, Polsek Kota Baru adalah HF (22).HF merupakan warga Dusun III Desa Sukaraya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatra Selatan.

HF amankan Minggu (1/3) malam sekitar pukul 19.00 WIB di salah satu kebun warga di Desa Merantau Kecamatan Sindang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong.”Terduga pelaku berhasil kita amankan setelah sebelumnya tim gabungan berkoordinasi dengan Polres Rejang Lebong dan Polsek PUT, kemudian kita langsung memburut pelaku,” sampai Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono, SIK MH melalui Kapolsek PUT Iptu Apionsori didampingi Kanitreskrim Polsek PUT Ipda M Azhara.

Proses penangkapan terduga pelaku pembunuhan tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek PUT Ipda M Azhara, setelah tiba dilokas HF berusaha kabur dari sergapan petugas, sehingga petugas mengeluarkan tindakan peringatan, namun tembakan peringatan tersebut tak digubris oleh pelaku, hingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Setelah mendapat perawatan medis, kemudian terduga pelaku langsung dibawa oleh tim gabungan dari Jambi ke Kota Jambi karena kejadian berada di Kota Jambi,” paparnya.

Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan informasi yang ia terima dari tim gabungan yang datang ke Bengkulu, HF terlibat kasus penganiayan berat hingga korbannya meninggal dunia pada Minggu (2/2) lalu dengan korbannya Sefantri (27) warga Perumahan Kota Baru Indah RT 30 Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi.

Aksi penganiayaan terhadap korban yang dilaksanakan disalah satu kantor koperasi tersebut bermula dari korban yang mengajak terduga pelaku untuk gotong royong, hanya saja terduga pelaku menolak ajakan korban, tak hanya menolak terlapor juga marah-marah dan langsung memukul korban.

Setelah kejadian tersebut korban dan pelaku sempat didamaikan oleh beberapa rekan keduanya.Hanya saja sekitar pukul 20.00 WIB minggu malam, korban dan terduga pelaku kembali cekcok diruang dapur, saat keluar dari dapur beberapa rekan korban melihat korban sudah berlumuran darah karena terkena tikaman benda tajam dibagian perut sebelah kiri, atas kejadian tersebut korban meninggal dunia dan terduga pelaku melarikan diri dan Minggu malam kemarin berhasil diamanakan.(251)