Polri Pantau Provokator Rusuh Lampung

WAYPANJI – Asisten Kapolri bidang Operasi, Irjend. Pol. Badrodin Haiti mengatakan, situasi rusuh di Lampung Selatan cenderung banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang menyebarkan isu-isu yang sifatnya memprovokasi. Karenanya, Polri meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan kabar-kabar yang berkembang.
“Kalau masyarakat bingung dengan informasi itu dapat menanyakannya langsung kepada aparatur pemerintah baik camat, lurah maupun Kades. Termasuk Bupati dan aparat Kepolisian yang ada di masyarakat,” kata Badrodin kepada wartawan usai meninjau lokasi kerusuhan Desa Balinuraga, Lampung Selatan, Selasa (30/10).

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) itu juga mengungkapkan, Polda Lampung telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres di Sai Bumi Ruwa Jurai  ini untuk mengantisipasi agar konflik tidak melebar ke daerah lain. Dengan demikian, konflik sekecil apapun yang dapat menimbulkan pengerahan massa dan bernuansa SARA dapat secepatya diantisipasi.

Lulusan akpol terbaik tahun 1982 ini menambahkan, konflik yang terjadi di masyarakat ini disebabkan karena tidak adanya harmonisasi sosial di masyarakat. Karenanya dibutuhkan sinergi seluruh pihak untuk membangun harmoni di masyarakat.

“Ini perlu peran serta dan sinergisitas  seluruh pihak, baik lapisan  masyarakat, maupun aparatur pemerintah  untuk menciptakannya. Konflik ini terjadi karena tidak ada harmonisasi di tingkat bawah,” ungkapnya.(jpnn)