Polres Bekuk Komplotan Begal

Tiga terduga komplotan begal dan pembobol rumah, beserta barang bukti saat dilakukan ekspos di Polres Seluma, kemarin (17/7)
Tiga terduga komplotan begal dan pembobol rumah, beserta barang bukti saat dilakukan ekspos di Polres Seluma, kemarin (17/7)

SELUMA TIMUR, Bengkulu Ekspress – Setelah terjadi aksi pembegalan di wilayah Kabupaten Seluma dan menjadi perhatian khusus masyarakat. Akhirnya, Sat Reskrim Polres Seluma, berhasil meringkus tiga orang terduga komplotan begal sekaligus pelaku spesialis pembobol rumah kosong yang selama ini meresahkan masyarakat. Mereka berinisial Me (24), Aa (21) dan Ed (14). Ketiganya warga Talang Dantuk, Kabupaten Seluma, namun ditangkap ditempat dan waktu berbeda, kemarin malam (16/7).

“Kita masih mengejar beberapa orang pelaku lainnya. Terduga pelaku juga merupakan pelaku aksi kejahatan bobol rumah dengan mencongkel jendela rumah korban yang tidak berpenghuni. Terduga pelaku Me seorang resedivis kasus pencurian ternak,” ujar Kapolres Seluma Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jeki Rahmad Mestika SIK didampingi Waka Polres Seluma Komisaris Polisi (Kompol) Tigor melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rizky Fadhilah SH SIK, saat jumpa pers dengan awak media kemarin (17/7).

Disampaikan, dari tangan ketiga terduga pelaku berhasil diamankan sejumlah hasil kejahatan mereka. Berupa tabung gas 3 Kg, Notebook, kompor gas, ponsel genggam, serta dua unit motor jenis Honda yang di pergunakan untuk menjalankan aksinya pembegalan terhadap korban. “Peran masing-masing kawanan pelaku berbeda. Termasuk dalam menjalankan aksi pembobolan rumah maupun pembegalan terhadap pengendara,” ujarnya.

Sedikitnya tercatat sudah sebanyak 6 aksi pembegalan sudah dilakukan komplotam begal ini. Sementara aksi pembobolan rumah juga sudah dilakukan 5 kali.  Disampaikan lebih lanjut, terbongkarnya perbuatan kawanan begal ini berawal dari adanya barang curian yang dijual kawanan terduga pelaku kepada warga. Atas dasar penjualan barang itu, Sat Reskrim melakukan pengembangan dan di ketahui kawanan pelaku juga kerap melakukan aksi pembegalan di wilayah hukum polres Seluma. “Terakhir terjadi 13 Juli, lalu di Simpang Enam,” imbuhnya.

Dalam melancarkan aksinya komplotan begal ini sengaja mengintai pengendara wanita yang melintas di kawasan sepi dan di Simpang Enam. Begitu mengetahui ada wanita melintas dengan kendaraannya, mereka pun menjalankan aksinya.



“Kawanan pelaku sengaja mengintai mangsanya di tempat sepi dan hasil dari aksinya di pergunakan untuk membeli tuak dan foya foya,” bebernya lagi,

Terpisah, Terduga pelaku Me kepada Bengkulu Ekspress menerangkan, aksi begal mereka itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari berbelanja hingga mencukupi kebutuhan hidup lainnya. (333)