Polisi Tambal Jalan Berlubang

RIO/Bengkulu Ekspress
RIO/Bengkulu Ekspress

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Mendekati hari Raya Idul Fitri yang kurang lebih satu minggu lagi dan menyikapi banyaknya kecelakaan yang diakibatkan jalan yang berlubang dan rusak, membuat Kapolda Bengkulu Drs Coki Manurung SH MHUm beserta jajaran dibawahnya yaitu Polres dan Polsek menggelar gotong royong memperbaiki jalan yang berlubang, baik yang ada di dalam Kota Bengkulu maupun yang ada di daerah.

Menurut Kapoldam keselamatan warga Bengkulu merupakan prioritas utama pihaknya apalagi sudah mendekati lebaran dan tingkat kecelakaan yang makin tinggi untuk tahun ini yang disebabkan jalan rusak dan berlubang.

“Ini memang bukan tugas utama kita dalam memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang, tetapi melihat banyak warga Bengkulu yang meninggal dunia karena kecelakaan tidak ada ruginya jika kita lakukan ini,” terang Kapolda Bengkulu, kemarin (16/6).

Ia mengatakan, untuk perbaikan jalan yang berlubang ini memang rencananya ada tiga titiik, tetapi untuk yang pertama yang sudah dilakukan penambalan atau perbaikan yaitu di kawasan Jalan Batang Hari Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

“Memang saat ini baru di Jalan Batang Hari yang sudah kita tampal menggunakan semen, selanjutnya ada di kawasan lainnya seperti dekat kantor BNNP Bengkulu,” ujar Kapolda kepada wartawan.

Ia menambahkan, memang sebenarnya tugas dari yang memperbaiki jalan tersebut yaitu Pemerintah Provinsi Bengkulu seperti Dinas PU Provinsi dan PU Kota, tetapi tidak ada masalahnya jika sesama warga Bengkulu dan penduduk Bengkulu saling membantu apalagi ini menyangkut keselamatan jiwa.

“Jelas mendekati lebaran ini volume kendaraan semakin meningkat, baik yang datang untuk liburan ataupun yang balik kampung atau mudik, sehingga jika lubang yang terletak di tengah jalan tidak segera diperbaiki, maka risikonya pasti besar sekali,” jelasnya.

Ditambahkannya, seperti kecelakaan yang merenggut jiwa yang terjadi di Kepahiang dan Seluma beberapa waktu yang lalu yang diakibatkan oleh jalan berlubang. Berkaca dari itu semua, pihak kepolisian harus mengambil langkah tegas dan tepat sebelum korban jiwa bertambah.

“Saat ini hampir seluruh Polres juga sedang melakukan penampalan jalan yang berlubang, karena kita instruksikan seluruh Polres dan Polsek lakukan perbaikan tersebut,” ungkap Kapolda.
Ditambahkannya, kegiatan ini bukan semata untuk mencari pencitraan tetapi ini semua demi keselamatan jiwa masyarakat Bengkulu karena hampir 60 persen angka kematian disebabkan oleh kecelakaan yang salah satunya yaitu karena banyaknya jalan di Provinsi Bengkulu yang rusak dan berlubang.

“Semoga ini bisa menjadi evaluasi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera turut serta memperbaiki jalan-jalan yang rusak yang ada dikota Bengkulu karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ, warga bisa menuntut kepada pihak Pemerintah jika terjadi korban jiwa dan ancamannya penjara 5 tahun dan dendanya bisa diatas ratusan juta rupiah,” demikian Kapolda.(529)